sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Warga Dusun Krajan, Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, digegerkan dengan penemuan bayi, Rabu (15/1) pukul 22.00.
Bayi berkelamin laki-laki berusia 50 hari itu diletakkan di teras rumah seorang purnawirawan Polri, Sutikno. Kondisi bayi masih hidup dan saat ini dirawat di RSUD Blambangan.
Keberadaan bayi di teras tersebut kali pertama diketahui oleh anak Suktikno, Ferdy Tri Ananta, 18, saat pulang ke rumah.
Malam itu Ferdy melihat sebuah kardus mie instan tergeletak di lantai teras rumah.
Awaknya Ferdy tidak curiga kardus tersebut berisi bayi. Dia langsung masuk ke rumah tanpa memeriksa isi kardus tersebut.
Ketika kembali ke teras untuk mengerjakan tugas sekolah, Ferdy mendengar suara tangisan bayi dari dalam kardus.
Mendengar tangis bayi, Ferdy segera memberitahu orang tuanya. Mendapat laporan dari anaknya, Sutikno langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Glagah.
Berat Bayi 3,2 Kilogram
Sekitar pukul 22.08, petugas Polsek Glagah bersama bidan dari Klinik Amanah Desa Olehsari mendatangi lokasi kejadian.
Di sana, petugas melihat sosok bayi laki-laki dengan berat badan sekitar 3,2 kilogram berada di dalam kardus.
Bayi tersebut dilengkapi perlengkapan bayi berupa pakaian, bantal, susu formula, popok, bedak, dot, serta secarik surat wasiat.
Orang tua bayi rupanya sengaja meninggalkan selembar kertas berisi tulisan tangan.
Pesan dalam surat tersebut cukup mengetuk hati sang pemilik rumah. Isi pesan diawali dengan assalamu alaikum. Berikut isi lengkap suratnya.
Page 2
Jumat, 16 Januari 2026 | 06:55 WIB
Page 3
”Bu sebelumnya saya minta maaf ya. Saya harap Ibu menerimanya. Saya minta tolong ya Bu, rawat anak saya. Mungkin ini jalan terbaik, Bu. Daripada anak saya digeletakkan di jalan mending saya titipkan ke Ibu. Saya memang salah Bu, tapi gak ada cara lain. Mungkin ini memang jalan yang terbaik. Sekali lagi rawat anak ini ya, Bu’’.
Minta Jangan Diviralkan
Di akhir pesan, tertulis tanggal lahir bayi, yaitu 28 November 2025. Bayi tersebut juga diberi nama Muhammad Rayyan Pratama. Satu lagi pesan dalam surat tersebut.
”Jangan diviralkan ya, Bu. Terima kasih. Rawat anak ini seperti anak kandung sendiri’’.
Selanjutnya, bayi tersebut dibawa ke Klinik Amanah dan kemudian dirujuk ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Hingga saat ini, bayi dilaporkan dalam kondisi sehat dan masih menjalani perawatan secara medis.
Kapolsek Glagah AKP Edi Jaka Supa’at mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah.
Di antaranya mendatangi lokasi kejadian, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Reskrim dan Inafis Polresta Banyuwangi.
“Kejadian penemuan bayi ini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Glagah dan Satreskrim Polresta Banyuwangi untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya.
Pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap identitas orang tua bayi dan motif di balik penelantaran tersebut.
“Kita juga mengecek seluruh CCTV sekitar TKP untuk mengetahui atau mendapatkan petunjuk ibu kandung bayi atau seseorang yang dengan sengaja menelantarkan anak,” ungkapnya.
Kades Yakin segera Terkuak
Edy menjelaskan, bahwa bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan sekitar 3,2 kilogram berada di dalam kardus.
Bayi tersebut dilengkapi perlengkapan bayi berupa pakaian, bantal, susu formula, popok, bedak, dot, serta secarik surat wasiat.
“Ada secarik surat wasiat, berdasarkan surat yang ditemukan orang tua bayi mengaku sengaja menitipkan bayinya kepada keluarga pelapor,” jelasnya.






