Perairan Muncar Diterjang Angin Kencang

0
94
Foto: Radar Banyuwangi – Jawa Pos

BANYUWANGI – Cuaca ekstrem dengan angin kencang, membuat nelayan yang tinggal di sepanjang pesisir Pantai Muncar, Banyuwangi, tidak ada yang melaut. Mereka terpaksa melempar jangkar karena takut bekerja.

Dilansir dari Radar Banyuwangi – Jawa Pos, angin yang kencang itu dikhawatirkan bisa mendatangkan ombak yang besar. Biasanya, angin kencang datang mulai petang hingga dini hari.

“Kami tidak berani melaut, ini sangat berbahaya,” cetus Hasan (52) nelayan asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar.

Para nelayan, terang dia, sudah 4 hari tidak melaut karena cuaca sedang tidak bersahabat. Saat ini, semua perahu dan kapal diparkir di sekitar pelabuhan.

“Yang bisa dilakukan memperbaiki perahu dan mencari pekerjaan lain,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Satelit, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Tukimin meminta kepada masyarakat, terutama nelayan yang berada di pesisir pantai, untuk mewaspadai hembusan angin kencang hingga beberapa hari ke depan. Diprediksi, angin kencang itu akan terus berhembus sampai 3 hari kedepan.

“Angin kencang ini membuat ombak besar, diperkirakan ketinggian ombak mencapai 2,5 meter hingga 3 meter,” ungkapnya.

Tukimin mengatakan, tiupan angin yang cukup kencang itu bukan hanya di perairan Muncar saja, tapi merata di wilayah Banyuwangi Selatan.

“Kecepatan angin itu dampak tingginya tekanan udara, hampir seluruh perairan di Banyuwangi selatan kini anginnya besar,” katanya.

Baca :
Nasib Naas, Pria Asal Cluring Meninggal Dunia Saat Hendak Nyalip Truk Gandeng