PGRI Tolak Seragam PDH Khas Banyuwangi

0
2004

PGRI-Tolak-Seragam-PDH-Khas-Banyuwangi


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Banyuwangi menolak perintah penggunaan seragam  pakaian dinas harian (PDH) khas Banyuwangi. Ketua PGRI Banyuwangi, Teguh Sumarno, mengatakan ada beberapa pertimbangan yang menurutnya harus dievaluasi pemerintah daerah sebelum mewajibkan seluruh pegawai  menggunakan seragam warna   hitam-hitam tersebut.

Teguh mengatakan, baju PDH khas Banyuwangi tersebut terkesan kurang tepat jika digunakan kalangan pendidik atau guru. Selama ini, kata dia, guru selalu  menjadi panutan siswa. Baik dari  tata cara berbicara, sikap sehari-hari, hingga cara berpakaian.

Oleh karena itu, dia melihat seragam PDH khas itu membuat guru tidak bisa mencerminkan karakter yang menunjukkan wibawa sebagai pendidik. Justru guru baginya menjadi aneh saat  menggunakan pakaian nonformal semacam itu di depan kelas.

“Baju batik yang sebelumnya sudah bagus. Saya rasa kalau mau diubah harus ada penyesuaian. Tidak bisa asal seperti  ini. Boleh jika ingin menunjukkan budaya Oseng. Tapi di Banyuwangi kan bukan hanya orang Oseng,” kata Teguh.  Selain konsep universal yang  tidak tecermin dari seragam tersebut, kata Teguh, warna hitam-hitam juga membawa simbol bela  sungkawa.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last