Piawai Menaksir Jumlah Buah Setiap Pohon

0
3735
Jamal (kanan) bersama para penebas asal Situbondo menimbang buah di Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kemarin (8-7).

HARI sudah mulai sore, sinar sang surya pun sudah mulai redup. Jarum jam menunjukkan pukul 16.00. Hilir mudik kendaraan yang melintasi jalan Yos Sudarso, Lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kalipuro, juga cukup padat. Maklum, sore itu bersamaan dengan jam pulang kerja kantor.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Ditengah padatnya arus lalulintas sore itu, sejumlah lelaki juga sibuk bekerja di tepi jalan raya. Para lelaki itu sibuk menimbang buah mangga. Satu per satu buah mangga itu dikeluarkan dari dalam keranjang untuk ditimbang.

Usai ditimbang, buah mangga itu selanjutnya dipilah-pilah oleh pekerja lainnya, untuk digolongkan sesuai ukuran. Lelaki yang juga pekerja lainnya juga langsung menyiapkan peti buah dari kayu.

Buah mangga yang telah dipilah, lalu dimasukkan ke dalam peti kayu. Setelah seluruh isi peti  tersebut penuh, baru kemudian ditutup dengan kertas koran, dan siap untuk dikirim ke beberapa kota besar di Jawa dan Bali.

Aktivitas para penebas buah mangga itu bukan sekadar menimbang. Sebelumnya, para pekerja juga telah berkeliling ke seluruh penjuru pelosok desa, untuk mencari buah mangga  yang sudah masak. Mereka  kulakan buah mangga dengan  sistem borongan per pohon.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last