PKNU Wait and See

0
443
SANTAI SAJA KANG: Achmad Turmudzi duduk di kereta dorong. Dia didorong oleh anggota DPRD dari PKB, Zainal Arifin Salam.
SANTAI SAJA KANG: Achmad Turmudzi duduk di kereta dorong. Dia didorong oleh anggota DPRD dari PKB, Zainal Arifin Salam.

BANYUWANGI – Internal DPC Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Banyuwangi menilai kegagalan “menembus” verifikasi administrasi menjadi peserta Pemilu 2014 disebabkan kelemahan di tingkat dewan pengurus pusat (DPP).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pasalnya, pengurus di tingkat DPC Banyuwangi sudah mempersiapkan seluruh persyaratan administrasi sesuai yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun, DPC PKNU Banyuwangi masih bersikap wait and see dalam menanggapi kegagalan verifikasi administrasi tersebut.

Sebelum menentukan langkah lebih lanjut, kader dan pengurus di Banyuwangi masih menunggu ikhtiar yang dilakukan pengurus DPP Wakil Ketua DPC PKNU Banyuwangi, Achmad Turmudzi mengatakan, setelah mengetahui pengumuman KPU yang menyatakan PKNU tidak lolos verifikasi administrasi, pihaknya merasa partai tersebut sulit menjadi peserta Pemilu 2014.

Hingga kini pihaknya masih menunggu instruksi DPP. “Apakah kita bergabung dengan partai lain atau bagaimana? Kita masih menunggu instruksi DPP. Yang pasti, instruksi DPP itu akan kita sosialisasikan sampai di tingkat bawah,” ujarnya saat ditemui di kantor DPRD Ba nyuwangi kemarin (1/11).

Loading...

Turmudzi mengatakan, DPC PKNU Banyuwangi sebenarnya sudah mempersiapkan seluruh persyaratan verifikasi administrasi partai politik (par pol) peserta Pemilu 2014 dengan baik, termasuk syarat minimal seribu kartu tanda anggota (KTA), kantor, dan lain sebagainya. “Makanya kami terkejut kok sampai tidak lolos verifikasi administrasi. Berarti ada kelemahan dalam menyiapkan administrasi tersebut.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2