Plus Minus Keberadaan Ladang Bawang di Licin

0
1276


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

LICIN –¬†Keberadaan ladang bawang putih di area Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi,¬†menimbulkan dampak positif dan negatif.

Camat Licin Taufiqurrahman mengatakan, keberadaan tempat tersebut memang cukup dilematis. Di satu sisi dia melihat, lokasi ini bisa menyerap tenaga kerja hingga lebih dari 500 orang. Dan menjadi alternatif destinasi wisata baru. Namun di sisi lainnya, pembukaan lahan untuk penanaman bawang ini juga membuat berkurangnya area resapan air hujan di kawasan tersebut.

Pengawas kelompok tani Lidjen Makmur Dwi Muji Prasetyo menambahkan, sejak dibuka hingga saat ini ladang bawang putih tersebut mampu menyedot sampai 837 orang pekerja. Sebagian besar dari wilayah sekitar ladang, seperti Desa Tamansari, Desa Pakel, Desa Kampunganyar, dan Desa Bulusari. Dengan frekuensi per harinya menggunakan 430 tenaga harian kontrak yang dipekerjakan untuk perawatan ladang secara bergilir.

Loading...

“Ada warga dari empat kecamatan yang bekerja di sini (ladang bawang). Mereka kita bayar dengan sistem harian kontrak dengan upah sebesar Rp 30 ribu per hari dan tambahan transport Rp 5 ribu. Dengan jam kerja mulai pukul 06.30 sampai 11.30. Saat ini, prosesnya tinggal perawatan karena pembukaan dan penanaman sudah selesai,” ujar Dwi.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2