Pusaka 1,5 Abad Dimandikan

0
921

pusakaBANYUWANGI – Sejumlah benda pusaka peninggalan Kerajaan Blambangan dikeluarkan dari Museum Blambangan di Jalan A. Yani, Banyuwangi, kemarin (8/11). Pusaka tersebut dikeluarkan untuk dilakukan penjamasan (penyucian) di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi kemarin. Ada bermacam benda pusaka yang dijamasi siang kemarin, mulai keris, tombak, hingga pedang berukuran besar milik Raden Tumenggung (RT) Pringgokusumo yang memerintah Banyuwangi pada tahun 1867 hingga 1881.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Selain itu, ada juga keris Jalak Pasopati milik Patih Singo Geringsing Patih Singo Geringsing itu patih Blambangan,” terang Pe laksana tugas (Plt) Kepala Disbudpar Banyuwangi, M. Ya nuarto Bramuda. Menurut Bramuda, benda pu saka milik Museum Blambangan yang dijamasi kali ini berjumlah delapan buah. Ben da pusaka itu berupa keris, pedang, dan tombak yang berasal dari peninggalan Kerajaan Blambangan. “Semua berupa benda yang memiliki sejarah tinggi,” katanya.

Jamasan benda pusaka ini, sebut Bramuda, merupakan kegiatan budaya yang rutin dilakukan setiap Suro (Muhar ram). Dalam jamasan ini, sejumlah benda pusaka di lakukan pencucian dengan mengundang orang yang ahli di bidangnya. “Sejumlah benda pusaka sudah dilakukan jamasan tahun lalu,” ujar Bramuda. Kegiatan jamasan benda pusaka ini, sebut dia, merupakan bagian dari kegiatan kebudayaan yang di kembangkan. Dalam jamasan ini, sebenarnya di lakukan secara terbuka untuk umum.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2