Raih Tiga Gelar Juara berkat Sanggul Barong

0
2081

Boleh dibilang bakat terpendam yang dimilikinya di dunia modeling dan desain pertama kali diketahui wali kelasnya. Dalam sebuah pemilihan proyeksi karnaval Agustusan, Olivia terpilih sebagai salah satu peserta Tampilan yang di tentukan saat itu adalah busana putri bunga. “Bakatnya masih perlu di asah lagi, tapi sudah lumayan,” ujar Ketut Sudarmi, ibu Olivia.

Ternyata busana putri bunga yang di proyeksi untuk karnaval itu kurang sreg di hatinya. Dia pun memilih membuat busana lain. Waktu itu Oli via memilih busana ber balut batik dengan sedikit modifikasi kultur khas daerah. Dengan bantuan seniman, Olivia pun mem peroleh busana yang di inginkan. Butuh waktu hampir dua bulan untuk mewujudkan desain yang diharapkannya.

 Sang ibu yang memiliki darah seniman itu banyak membantu dalam mengkreasi desain yang diinginkan Olivia. Susah-susah gampang. Itulah yang dira sakannya. Kesulitan di rasakannya saat harus mendesain dan menyetel gaun bermodel rok. Penyesuaian bagian bawah busana men jadi proses yang membutuhkan ban tuan pihak lain. Lewat perjuangan keras, busana batik bermotif barong Bali yang menjadi ornamen penting dalam desain busana yang dia cipta bisa ter wujud. Unik, inovatif, dan tentu saja tetap kental kultur.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | ... | Next → | Last

Baca :
American Red Cross Pilih Banyuwangi Jadi Pilot Project Program Kesiapsiagaan Gempa