Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Ressa Anak Denada Bertahan Hidup Kerja Jaga Toko Digaji Rp 1,5 Juta

ressa-anak-denada-bertahan-hidup-kerja-jaga-toko-digaji-rp-1,5-juta
Ressa Anak Denada Bertahan Hidup Kerja Jaga Toko Digaji Rp 1,5 Juta

detik.com

Banyuwangi

Di tengah sorotan publik atas pengakuannya sebagai anak biologis Denada, AL Ressa Rizky Rossano (24) menjalani hidup sederhana di Banyuwangi. Ia bekerja sebagai penjaga toko kelontong 24 jam dengan gaji Rp 1,5 juta per bulan demi menyambung hidup.

Keseharian pemuda yang mengaku sebagai anak biologis Denada di Banyuwangi bukan tanpa kesibukan. Ressa sempat menjalani profesi sebagai pengemudi ojek online sebelum akhirnya bekerja sebagai penjaga toko kelontong 24 jam di Kecamatan Kota Banyuwangi.

Setiap hari, ia bekerja selama delapan jam dengan gaji Rp 1.500.000 per bulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak namanya ramai diperbincangkan di media sosial usai mengungkap identitasnya sebagai anak biologis Denada, Ressa terpaksa meliburkan diri dari pekerjaannya sejak Minggu (11/1/2026). Hal tersebut disampaikan oleh rekan kerjanya yang menggantikan shift Ressa, Astmal.

Menurut Astmal, Ressa tidak memberikan keterangan jelas terkait alasan absennya.

“Saya tidak tahu kenapa libur, tapi katanya belum bisa kerja sejak hari Minggu kemarin,” terang Astmal, Selasa (13/1/2026).

Astmal menyebut, Ressa bertanggung jawab menjaga satu dari empat toko yang dimiliki bosnya. Sistem kerja dilakukan secara bergantian selama delapan jam per hari.

Ia mengatakan, besaran gaji yang diterima Ressa tidak jauh berbeda dengan dirinya.

“Kerjanya 8 jam, gaji saya sekitar itu ya di Rp 1.200.000 sampai Rp 1.500.000 setiap bulan,” tambahnya.

Namun, saat mengambil libur, ada konsekuensi pemotongan gaji yang harus diterima.

“Sama lah seperti saya ya, kalau gak kerja sehari ya dipotong Rp 50.000,” ungkap Astmal.

Ressa bekerja di toko kelontong tersebut sejak Agustus 2025. Pekerjaan itu ia jalani setelah tidak lagi memiliki kendaraan untuk melanjutkan profesinya sebagai pengemudi ojek online.

Usai namanya ramai diperbincangkan, Ressa sempat menghilang dari aktivitas publik. Menurut tim kuasa hukumnya, Ressa tengah menenangkan diri setelah membaca berbagai komentar warganet yang menuding perjuangannya menuntut hak sebagai bentuk pemerasan terhadap Denada.

“Masih menenangkan diri, karena dia membaca sejumlah komentar yang menyebut dia mau cari untung dari profesi Denada,” pungkas Ronald, salah satu tim kuasa hukum Ressa.

20D

(erm/hil)