RSUD Blambangan Bakal Naik Kelas

0
223

rsudBANYUWANGI – Rencana pengajuan kenaikan tipe RSUD Blambangan dari tipe C plus ke tipe B oleh manajemen RSUD Blambangan sepertinya akan segera menjadi kenyataan. Sebab, penunjang berupa sarana dan prasarana RSUD kini terus dilengkapi. Kelengkapan penunjang yang tengah diusahakan itu ternyata juga dilirik Fakultas Kedokteran (FK) Unair dan manajemen RSUD dr. Soetomo Surabaya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

FK Unair tertarik menjadikan RSUD Blambangan sebagai mitra kerja dengan menjadikan RSUD Blambangan sebagai jejaring rumah sakit pendidikan kedokteran FK Unair. Maksud baik FK Unair itu langsung ditindaklanjuti kemarin (22/5). Tim visitasi dari FK Unair dan RSUD dr. Soetomo memantau secara langsung rumah sakit yang berlokasi di Jalan Letkol Istiqlah, Banyuwangi, itu.Ketua tim visitasi dari FK Unair Prof. Dr. dr. Kuntaman mengakui bahwa RSUD Blambangan layak menjadi jejaring rumah sakit kedokteran FK Unair. 

Menurut Wakil Dekan FK Unair itu, RSUD Blambangan dari segi sarana dan prasarana sudah memenuhi. ”Ya, sudah memenuhi,” imbuh guru besar yang rambutnya sudah beruban itu. Bahkan, lanjut Kuntaman, penunjang di RSUD sudah banyak sekali, sehingga untuk menjadi jejaring rumah sakit pendidikan kedokteran FK Unair peluangnya sangat terbuka. Kalau hal itu terwujud, tentu mahasiswa FK Unair akan mengadakan praktik magang di RSUD Blambangan.

”Mahasiswa akan ikut melakukan pelayanan juga di sini,” ujarnya. Kemitraan FK Unair-RSUD dr. Soetomo kemarin disambut baik pihak manajemen RSUD Blambangan. Sebab, hal itu akan memberikan keuntungan tersendiri bagi pengembangan rumah sakit. ”Jika menjadi jejaring rumah sakit pendidikan kedokteran, jumlah dokter spesialis akan ditambah, termasuk usaha menaikan tipe akan lebih mudah,” kata Direktur RSUD Blambang, dr. Taufik Hidayat. 

Visitasi FK Unair dan RSUD dr. Soe tomo kemarin tidak disia-siakan Taufik Hidayat. Selain menguraikan potensi-potensi RSUD, Taufik juga mempromosikan wisata di Banyuwangi. Di hadapan tim visitasi, Taufik menceritakan objek wisata Banyuwangi, seperti kawah Ijen dengan api birunya (blue fire), GLand dengan ombaknya, Pulau Merah, dan Teluk Hijau. ”Pulau Me rah lebih indah daripada Pantai KutadiBali. KalauPakProf(Prof. Dr. dr. Kuntaman) berminat, sayasiapmengantar,” ajak Taufik. (radar)

Loading...