sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Peristiwa tragis menimpa seorang anak berusia tujuh tahun di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Bocah bernama Abian dilaporkan terseret arus Sungai Pengondangan di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, pada Jumat pagi (6/3/2026).
Korban diketahui hanyut saat mandi bersama temannya di sungai yang berada tidak jauh dari rumahnya.
Setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 5,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Korban Mandi Bersama Teman Sebelum Hanyut
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di aliran Sungai Pengondangan yang berada di wilayah Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi.
Menurut informasi yang dihimpun, saat itu korban sedang mandi di sungai bersama seorang temannya. Namun, tiba-tiba korban terseret arus sungai yang cukup deras.
Teman korban yang menyaksikan kejadian tersebut sempat berusaha mencari keberadaan Abian.
Namun karena tidak berhasil menemukannya, anak tersebut segera pulang dan melaporkan kejadian itu kepada keluarga korban serta warga sekitar.
Warga kemudian berupaya melakukan pencarian awal di sekitar lokasi sungai, namun korban belum juga ditemukan.
BPBD Banyuwangi Laporkan Kejadian ke Basarnas
Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan oleh Agen Informasi Bencana dari BPBD Banyuwangi, yakni Ismanto.
Laporan resmi diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi pada pukul 13.47 WIB untuk meminta bantuan pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).
Setelah menerima laporan tersebut, Tim Rescue Kansar Banyuwangi segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses pencarian.
Page 2
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan koordinasi dengan berbagai unsur potensi SAR, aparat setempat, serta keluarga korban untuk menyusun langkah pencarian di sepanjang aliran sungai.
Korban Ditemukan 5,5 Kilometer dari Lokasi Kejadian
Di tengah proses pencarian, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari masyarakat yang menemukan jasad seorang anak di aliran Sungai Pengondangan.
Tim kemudian menuju lokasi penemuan dan melakukan proses evakuasi.
Korban akhirnya berhasil ditemukan pada koordinat 8°24’22.6”S – 114°05’08.4”E, sekitar 5,5 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hanyut, dengan radial 134,34 derajat.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban kemudian dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi SAR Resmi Ditutup
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi kami tutup dan seluruh unsur yang terlibat kami kembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tambahnya.
Imbauan Waspada Aktivitas di Sungai
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang bermain atau beraktivitas di sungai.
Terlebih saat musim hujan, kondisi arus sungai dapat berubah menjadi lebih deras dan berbahaya, sehingga berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan air. (*)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Peristiwa tragis menimpa seorang anak berusia tujuh tahun di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Bocah bernama Abian dilaporkan terseret arus Sungai Pengondangan di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, pada Jumat pagi (6/3/2026).
Korban diketahui hanyut saat mandi bersama temannya di sungai yang berada tidak jauh dari rumahnya.
Setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 5,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Korban Mandi Bersama Teman Sebelum Hanyut
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di aliran Sungai Pengondangan yang berada di wilayah Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi.
Menurut informasi yang dihimpun, saat itu korban sedang mandi di sungai bersama seorang temannya. Namun, tiba-tiba korban terseret arus sungai yang cukup deras.
Teman korban yang menyaksikan kejadian tersebut sempat berusaha mencari keberadaan Abian.
Namun karena tidak berhasil menemukannya, anak tersebut segera pulang dan melaporkan kejadian itu kepada keluarga korban serta warga sekitar.
Warga kemudian berupaya melakukan pencarian awal di sekitar lokasi sungai, namun korban belum juga ditemukan.
BPBD Banyuwangi Laporkan Kejadian ke Basarnas
Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan oleh Agen Informasi Bencana dari BPBD Banyuwangi, yakni Ismanto.
Laporan resmi diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi pada pukul 13.47 WIB untuk meminta bantuan pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).
Setelah menerima laporan tersebut, Tim Rescue Kansar Banyuwangi segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses pencarian.








