Saat Rektor Muda, Risa Santoso, Serap Semangat Inovasi dari Banyuwangi

0
281

BANYUWANGI – Tertarik berbagai inovasi yang dibuat Banyuwangi, Rektor Institut Teknologi dan Bisnis ASIA, Malang, Risa Santoso (27) membawa para dosen dan karyawannya untuk menimba ilmu di Banyuwangi.

Dilansir dari banyuwangikab.go.id, Risa bersama 130 rombongannya langsung ditemui  Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Jumat (21/2/2020).

Risa mengaku termotivasi datang ke Banyuwangi setelah bertemu dengan Bupati Anas sebelumnya. Pertama saat peluncuran buku #MO (Mobilisasi dan Orkestrasi) oleh Prof Rhenald Kasali dimana di buku itu Banyuwangi diulas sebagai salah satu daerah yang berhasil melakukan strategi “orkestrasi”. 

“Yang kedua satu panel diskusi di Surabaya. Dari situ, saya merasa harus membawa dosen dan staf kampus ke Banyuwangi untuk belajar melakukan inovasi. Karena itu hari ini saya bawa dosen dan seluruh staf, supaya tahu seperti apa Banyuwangi dan bisa belajar bikin inovasi yang hebat,” kata Risa yang saat ini disebut sebagai rektor termuda di Indonesia.

Di hadapan rektor kelahiran tahun 1992 tersebut, Bupati Anas menerangkan bahwa inovasi yang dikembangkan Banyuwangi sebenarnya berangkat dari keterbatasan yang ada. 

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Tersebar ke Pelosok Desa, Ratusan Rumah Isolasi di Banyuwangi Layani ODP-ODR