Santri Ponpes INSAT Muhammadiyah Banyuwangi Ciptakan Robot Pemadam Kebakaran

0
461
Foto: jatimtimes

BANYUWANGI – Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Internasional Sains dan Teknologi (INSAT) Muhammadiyah Banyuwangi mampu menciptakan robot untuk membantu dan mempermudah pekerjaan manusia.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dilansir dari jatimtimes, robot buatan santri yang rata-rata berumur 14 tahun tersebut memiliki fungsi ganda, yakni bisa memadamkan api sekaligus memungut sampah.

“Pembuatan robot pemadam kebakaran dan pemungut sampah ini berawal dari peristiwa kebakaran yang terjadi di lingkungan kita. Jika terjadi kebakaran ada kalanya petugas kebakaran yang turut menjadi korban,” kata Ustaz Ajuslan Kerubun, Direktur Ponpes INSAT Muhammadiyah Banyuwangi, Rabu (1/5/2019).

“Atas keprihatinan itulah muncul ide untuk menggantikan tugas-tugas yang dilakukan petugas pemadam kebakaran dengan robot,” imbuhnya.

Loading...

Proses pembuatan robot ini membutuhkan waktu sekitar 2 bulan lamanya. Satu robot dikerjakan lima orang santri yang masih duduk di kelas VIII. Langkah awal adalah pembuatan desain robot dengan aplikasi di komputer. Setelah desain selesai kemudian mulai dilakukan perakitan.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last