Sebulan Koma, TKI Asal Siliragung Meninggal di Taiwan

0
3077

“Tiba-tiba drop,” katanya. Yayuk menyebut keluarga berharap jenazah Dodik bisa dibawa pulang. Saat ini berkas pemulangan sudah mulai dikerjakan. “Kami belum tahu kapan jenazah akan dipulangkan,” cetusnya. Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Banyuwangi, Saiful Alam Sudrajat, melalui Kepala Bidang  (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja, Joko Sugeng Rahardjo, mengaku sudah mendengar berita duka dari  TKI di Taiwan itu.

Loading...

Tetapi, pihaknya belum tahu kapan jenazah Dodik  di pulangkan. “Kita menunggu informasi dari Kemenlu dan BP4TKI,” jelasnya. Hak-hak ketenagakerjaan Dodik sepertinya tidak ada. Sebab, status Dodik termasuk TKI kaburan.

“Dodik  dulu kabur dari tempat kerja yang telah ditetapkan, jadi ya lepas haknya,” ucapnya. Hanya saja, lanjut dia, Dinsosnakertrans bersama Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (P4TKI) Kabupaten Banyuwangi akan berupaya pemulangan jenazah bisa berjalan lancar dan tidak membebani keluarga yang ditinggal.

“Kita pastikan dan akan kita kawal,” jelasnya. Sementara itu, anggota Komisi IX  DPR RI, Nihayatul Wafiroh, yang  sempat mendatangi rumah keluarga Dodik mengungkapkan, TKI yang meninggal di luar negeri cukup  tinggi. Sering kali, ada pihak lain  yang mencoba mencari keuntungan  dengan menjanjikan proses mudah disertai keharusan membayar.

Jika ada oknum yang berani berbuat seperti, keluarga TKI diminta untuk segera melapor ke aparat.  “Kalau ada yang meminta uang untuk pemulangan, laporkan ke polisi atau ke saya, karena tidak ada pungutan sedikit pun untuk itu,” ucapnya.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | Next → | Last