Beranda Pemerintahan Sepakat Anggarkan Gedung Baru Rp 35 M

Sepakat Anggarkan Gedung Baru Rp 35 M

0
636
BERSEJARAH: Bangunan tua kantor Pemkab Banyuwangi di Jalan A. Yani ini kemungkinan akan tetap dipertahankan.
BERSEJARAH: Bangunan tua kantor Pemkab Banyuwangi di Jalan A. Yani ini kemungkinan akan tetap dipertahankan.

BANYUWANGI – Rencana pembangunan gedung baru kantor Pemkab Banyuwangi tampaknya akan segera terealisasi. Bahkan, anggaran rehab kantor bupati yang tercantum dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) Tahun Anggaran 2013 sudah disetujui kalangan legislatif Senin lalu (3/12).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan koran ini menyebutkan, dalam KUAPPAS 2013, rehab kantor Pemkab Banyuwangi dianggarkan sebesar Rp 35 miliar. Jumlah tersebut jauh lebih besar daripada anggaran gedung baru pemkab dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2012 yang “hanya” senilai Rp 19 miliar. Sekadar diketahui, rencana rehab kantor pemkab di tahun 2012 gagal terlaksana lantaran tidak ada rekanan yang memenangkan tender.

Karena itu, rencana rehab diundur tahun 2013 mendatang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Bina Marga, dan Tata Ruang Banyuwangi, Mujiono, mengakui ada peningkatan anggaran gedung pemkab tersebut. Menurutnya, hal itu terjadi lan taran ada perubahan desain dari yang semula akan di bangun dua gedung menjadi tiga gedung. Mujiono mengatakan, tender rehab kantor Pemkab Banyuwangi tersebut akan segera dilaksanakan pasca pengesahan Peraturan Daerah (Perda) APBD 2013. “FS (feasibility study atau studi ke layakan) dan DED (detail engineering desain) sudah kita siapkan,” paparnya.

Masih menurut Mujiono, setelah direhab nanti, kantor Pemkab Banyuwangi tersebut akan ditempati tujuh satuan kerja (satker), di antaranya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (Bappekab); Ins pektorat Kabupaten; Badan Perencanaan Pembangunan; Badan Pemberdayaan Ma syara kat dan Pemerintahan Desa (BPM PD); Dinas Pendapatan, dan dua satker lain. Dijelaskan, selama ini kantor ketujuh satker tersebut ter pisah dengan kantor Pemkab Banyuwangi.

Loading...

Nah, sesudah rehab kantor pemkab rampung, tujuh satker tersebut bisa memberikan pelayanan satu atap. Dengan layanan terpadu itu di harapkan ada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. “Jika ada bantuan dan lain sebagainya, masyarakat yang akan mengurus dokumen tidak harus bolak-balik dari kantor yang satu ke kantor yang lain. Apalagi, terkadang ada dokumen yang perlu diperbaiki. Kasihan warga yang rumahnya jauh jika harus bolak-balik, misalnya warga Kalibaru,” pungkas Mujiono. Sementara itu, proses pembahasan APBD 2013 terus dikebut.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

error: Uppss.......!