Sewa Lahan PT KAI Naik 1.000 Persen

0
574

sewaCLURING – Warga Desa Sraten, Kecamatan Cluring, yang sudah puluhan tahun menempati lahan milik PT. Kereta Api Indonesia (KAI) kini resah. Sejak bulan ini harga sewa lahan yang sudah lama mereka tempati dinaikkan 1.000 persen. Kenaikan yang meroket itu menyebabkan warga kelabakan. Warga yang sebagian besar sudah membuat bangunan permanen untuk rumah dan pertokoan itu merasa keberatan dengan kenaikan sewa lahan milik PT. KAI hingga 1.000 persen.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tetapi, mereka mengaku tidak bisa berbuat banyak. “Dua hari lalu kita diundang ke Stasiun Rogojampi,” cetus Hairul Anwar, 39, salah satu penyewa lahan PT. KAI. Dalam pertemuan itu, terang dia, PT. KAI memberitahukan tentang naiknya harga sewa lahan. Pemberitahuan itu membuat warga yang hadir terkejut. Apalagi, kenaikannya mencapai 1.000 persen. Menurut Anwar, sewa lahan milik PT. KAI yang ditempati awalnya hanya Rp 182.663 per tahun.  

Dengan adanya kenaikan itu, jelas dia, sewa lahan yang dia tempati menjadi Rp 1.188.000. “Saya sudah membayar meski sangat berat,” tuturnya sambil menunjukkan bukti kuitansi. Saat pertemuan dengan PT. KAI, sebut dia, warga sudah menyampaikan keberatan dengan kenaikan sewa lahan yang drastis ituSayang, keberatannya itu tidak ditanggapi. “Bila ada yang keberatan, kami disuruh menyampaikan melalui kepala desa,” katanya.

Warga dari Desa Sraten yang ikut dalam pertemuan itu juga langsung mengadu kepada Kepala Desa (Kades) Sraten H. Rahman Mulyadi. “Warga banyak yang mengadu, tapi kita juga tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.Rahman mengaku, saat PT. KAI mengundang warga ke pertemuan di Stasiun Rogojampi, pemerintah desa tidak diberi tahu. “Seandainya pihak desa diberi tahu, kita akan cari solusi,” dalihnya.  

Sementara itu, Humas PT. KAI Daops IX, Sugeng Turnianto, ketika dikonfirmasi mengatakan kenaikan harga sewa lahan tersebut bukan hanya di wilayah Kabupaten Banyuwangi, tapi juga se-Indonesia. “Sewa lahan naik semua,” katanya. Kenaikan sewa lahan itu, jelas dia, berdasar instruksi Direksi Komersil PT. KAI. Intinya, jelas dia, hargasewa lahan per meter Rp 1.000 per bulan. Selain itu, jelas dia, kenaikan harga sewa lahan itu juga berdasar nilai jual objek pajak (NJOP) daerah. “Sewa lahan menyesuaikan NJOP daerah,” cetusnya. (radar)

Loading...

Kata kunci yang digunakan :