sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menetapkan Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR.
Penetapan ini dilakukan untuk menggantikan Adies Kadir yang sebelumnya telah disahkan sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dari usulan DPR.
Keputusan tersebut menandai babak baru dalam perjalanan politik Sari Yuliati di tingkat nasional.
Pengangkatan Sari Yuliati dinilai sejalan dengan rekam jejak dan pengalamannya di parlemen.
Sebelum menduduki posisi strategis sebagai Wakil Ketua DPR, ia dikenal aktif dalam berbagai alat kelengkapan dewan, khususnya yang berkaitan dengan bidang hukum dan politik.
Pengalaman di Komisi III DPR
Sebelum dipercaya sebagai Wakil Ketua DPR, Sari Yuliati menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Komisi ini memiliki peran penting dalam pengawasan dan legislasi di bidang penegakan hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.
Dalam posisinya tersebut, Sari Yuliati terlibat dalam pembahasan berbagai isu strategis, mulai dari reformasi hukum hingga penguatan institusi penegak hukum.
Pengalaman di Komisi III menjadi modal penting dalam mengemban amanah baru di pimpinan DPR.
Pemahaman mendalam terhadap fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan diharapkan dapat mendukung kinerja DPR secara kelembagaan.
Kader Senior Partai Golkar
Sari Yuliati merupakan politikus dari Partai Golkar dan saat ini menjabat sebagai Bendahara Umum partai berlambang pohon beringin tersebut.
Kiprahnya di internal partai terbilang panjang dan konsisten, terutama dalam bidang pengelolaan organisasi dan keuangan.
Karier politiknya dimulai ketika ia bergabung dengan Partai Golkar melalui Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) pada tahun 2024.
Sejak saat itu, Sari Yuliati dipercaya menduduki sejumlah jabatan penting, antara lain Bendahara AMPG, Bendahara Lembaga Pengelolaan Kaderisasi Partai Golkar, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, hingga Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menetapkan Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR.
Penetapan ini dilakukan untuk menggantikan Adies Kadir yang sebelumnya telah disahkan sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dari usulan DPR.
Keputusan tersebut menandai babak baru dalam perjalanan politik Sari Yuliati di tingkat nasional.
Pengangkatan Sari Yuliati dinilai sejalan dengan rekam jejak dan pengalamannya di parlemen.
Sebelum menduduki posisi strategis sebagai Wakil Ketua DPR, ia dikenal aktif dalam berbagai alat kelengkapan dewan, khususnya yang berkaitan dengan bidang hukum dan politik.
Pengalaman di Komisi III DPR
Sebelum dipercaya sebagai Wakil Ketua DPR, Sari Yuliati menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Komisi ini memiliki peran penting dalam pengawasan dan legislasi di bidang penegakan hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.
Dalam posisinya tersebut, Sari Yuliati terlibat dalam pembahasan berbagai isu strategis, mulai dari reformasi hukum hingga penguatan institusi penegak hukum.
Pengalaman di Komisi III menjadi modal penting dalam mengemban amanah baru di pimpinan DPR.
Pemahaman mendalam terhadap fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan diharapkan dapat mendukung kinerja DPR secara kelembagaan.
Kader Senior Partai Golkar
Sari Yuliati merupakan politikus dari Partai Golkar dan saat ini menjabat sebagai Bendahara Umum partai berlambang pohon beringin tersebut.
Kiprahnya di internal partai terbilang panjang dan konsisten, terutama dalam bidang pengelolaan organisasi dan keuangan.
Karier politiknya dimulai ketika ia bergabung dengan Partai Golkar melalui Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) pada tahun 2024.
Sejak saat itu, Sari Yuliati dipercaya menduduki sejumlah jabatan penting, antara lain Bendahara AMPG, Bendahara Lembaga Pengelolaan Kaderisasi Partai Golkar, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, hingga Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar.








