Sikat 10 Kambing di Seputar Kota

0
422

BANYUWANGI – Aparat Polsek Banyuwangi masih terus mengembangkan kasus pencurian hewan (curwan) yang dilakukan Mat Musayi, 26. Tersangka yang tinggal di Dusun Jambu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, itu ternyata tidak hanya sekali terlibat kasus curwan. Dia memang tersandung kasus pencurian dua ekor sapi milik M. Said, 67, warga Jalan Kepiting, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi.

Dua ekor sapi itu sedang digembalakan di persawahan Gareng, Lingkungan Sobo, Kecamatan Banyuwangi. Selain itu, Musayi diduga pernah mencuri seekor sapi di wilayah Kecamatan Glagah. “Sapi hasil pencurian di Glagah sempat dijual, tapi belum dibayar lunas,” terang Kapolsek Banyuwangi AKP Ketut Redana kemarin (6/11). Menurut Ketut, seekor sapi hasil kejahatan Musayi di Kecamatan Glagah masih dibayar uang muka sebesar Rp 1 juta.

Tetapi, uang tersebut telah habis untuk foya-foya dan main ke lokalisasi Pakem, Kecamatan Banyuwangi “Semua uangnya habis untuk senang-senang,” katanya. Berdasar keterangan hasil pengembangan yang dilakukan penyidik, jelas Ketut, Musayi ternyata juga pernah mencuri sepuluh ekor kambing milik warga di wilayah Kecamatan Banyuwangi. “Semua kambing hasil curian itu telah dijual,” cetusnya.

Menurut pengakuan Musayi ke pada polisi, sepuluh ekor kambing curian itu berasal dari lima lokasi yang berbeda. Artinya, kambing itu milik sepuluh warga yang tidak dia kenal. “Se puluh ekor kambing itu berada di wilayah Kecamatan Banyuwangi,” terangnya. Musayi membeberkan, sepuluh ekor kambing hasil kejahatannya itu dijual kepada beberapa pedagang berbeda.

Se mua kambing itu, sebut dia, oleh pedagang dibeli dengan harga Rp 5 juta. “Uang Rp 5 juta itu katanya juga telah habis untuk foya-foya,” kata Ketut. Seperti diberitakan se belum nya, gara-gara akan kabur saat ditangkap, Mat Musayi di tembak kakinya oleh aparat kepolisian. (radar)