Silat Melenggang, Bulu Tangkis Rontok

0
360
JAGA PELUANG: Pesilat Popda saat berlatih di GOR Tawang Alun beberapa waktu lalu. Tiga pendekar berhasil lolos ke babak kedua.
JAGA PELUANG: Pesilat Popda saat berlatih di GOR Tawang Alun beberapa waktu lalu. Tiga pendekar berhasil lolos ke babak kedua.

CABANG pencak silat menjaga peluangnya mendulang medali di pentas Popda IX di Surabaya. Dalam laga yang dimainkan kemarin (8/1), tiga dari lima pendekar Banyuwangi yang bertanding memastikan diri lolos ke babak berikutnya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Hasil ini sekaligus melengkapi catatan pendekar sebelumnya yang berhasil melengang ke fase kedua. Capaian kontingen pencak silat dimulai dengan kegemilan Romi Iza. Turun di kelas G putra, Iza mampu menundukkan pendekar asal Kota Pasuruan, Muzacky, dengan kemenangan 5-0.

Torehan Iza juga diikuti pesilat lainnya diantaranya Arim Lailatul Maulidia yang turun di kelas F putri. Menghadapi wakil Kota Malang, Wijayanti, Arim, tampa ampun menggelontor lawannya dengan kemenangan mengesankan 5-0. Langkah ke fase berikutnya juga dicatatkan Novita Arlan yang turun di kelas E putri.

Bertanding melawan Diyan Puspitasari asal Kota Malang, Novita mampu menang multak dengan skor 5-0. Sayang, kemenangan tiga pendekar Banyuwangi gagal diikuti wakilnya yang turun di kelas A dan C putri. Fitri yang melawan Holisatul Hasanah asal Bondowoso dipaksa menyerah dengan skor mencolok 0-5. Berikutnya giliran Diah Suryaning yang harus mengakui keunggulan Lailatul Istiqomah asal Gresik dengan kemenangan 0-5.

Loading...

“Langkah ke babak berikutnya tentu lebih berat. Tapi anakanak sudah siap dengan konsekuensi tersebut,” ujar Bambang Wahyuono, ofisial pencak silat Banyuwangi dihubungi lewat telepon genggamnya kemarin. Sementara itu, kegemilangan cabang bulu tangkis dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) IX di Surabaya terhenti kemarin (8/11).

Lanjutkan Membaca : 1 | 2