sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Penyelidikan kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil di wilayah Kecamatan Genteng, Banyuwangi, mulai menunjukkan perkembangan signifikan.
Petugas Unit Reskrim Polsek Genteng berhasil menemukan barang bukti milik korban yang sebelumnya sempat hilang.
Barang bukti tersebut berupa tas dan dompet milik Nurhadi (49), karyawan swasta asal Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.
Tas tersebut diketahui dibuang pelaku di wilayah Kecamatan Muncar setelah mengambil barang berharga dari dalamnya.
Tas Korban Dibuang di Got Muncar
Kanitreskrim Polsek Genteng, Sujarwadi, menjelaskan tas dan dompet korban ditemukan di sebuah got di Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.
“Setelah dibobol dan diambil dari mobil Suzuki Ertiga, pelaku membuang barang-barangnya di Muncar. Sedangkan yang diambil hanya laptop-nya saja,” ujarnya.
Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga hanya mengambil barang yang dinilai memiliki nilai jual tinggi, sementara barang lainnya dibuang untuk menghilangkan jejak.
Polisi Kantongi Rekaman CCTV
Selain menemukan barang bukti, polisi juga berhasil mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diduga merekam aksi pelaku saat membuang tas korban.
“Penyisiran kami membuahkan hasil, CCTV saat pelaku membuang BB itu sudah didapat. Sekarang petugas tengah mengidentifikasi rekaman tersebut,” terang Sujarwadi.
Rekaman tersebut kini sedang dianalisis untuk memastikan ciri-ciri dan identitas pelaku. Namun, proses identifikasi tidak mudah.
Kualitas Rekaman Masih Minim
Page 2
Sujarwadi mengakui kualitas rekaman CCTV yang diperoleh masih kurang tajam sehingga menyulitkan proses identifikasi wajah pelaku.
“Sejauh ini masih kami selidiki. Kami juga mencari potensi kemungkinan adanya CCTV lain yang menggambarkan wajah pelaku dengan lebih jelas,” tambahnya.
Polisi saat ini terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi pembuangan barang bukti untuk mencari kamera pengawas tambahan yang dapat memperkuat alat bukti.
Kronologi Aksi Pecah Kaca
Seperti diberitakan sebelumnya, aksi pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil terjadi pada Selasa (12/2/2026) di wilayah Kecamatan Genteng.
Mobil Suzuki Ertiga milik Nurhadi menjadi sasaran pelaku saat diparkir di depan sebuah gudang roti di Jalan Raya Desa Kembiritan.
Pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan kendaraannya untuk membeli makan. Dalam waktu singkat, pelaku memecahkan kaca mobil dan mengambil tas yang berada di dalam kendaraan.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 8 juta, termasuk satu unit laptop yang hingga kini belum ditemukan.
Polisi Dalami Jaringan Pelaku
Polsek Genteng masih terus mengembangkan penyelidikan. Tidak menutup kemungkinan pelaku merupakan bagian dari jaringan spesialis pecah kaca yang kerap beraksi di wilayah Banyuwangi.
Modus ini biasanya menyasar kendaraan yang diparkir di lokasi relatif sepi atau saat pengemudi meninggalkan mobil dalam waktu singkat.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, serta memarkir mobil di tempat yang aman dan terpantau.
Dengan ditemukannya barang bukti dan rekaman CCTV, aparat optimistis identitas pelaku segera terungkap dalam waktu dekat. (sas/sgt)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Penyelidikan kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil di wilayah Kecamatan Genteng, Banyuwangi, mulai menunjukkan perkembangan signifikan.
Petugas Unit Reskrim Polsek Genteng berhasil menemukan barang bukti milik korban yang sebelumnya sempat hilang.
Barang bukti tersebut berupa tas dan dompet milik Nurhadi (49), karyawan swasta asal Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.
Tas tersebut diketahui dibuang pelaku di wilayah Kecamatan Muncar setelah mengambil barang berharga dari dalamnya.
Tas Korban Dibuang di Got Muncar
Kanitreskrim Polsek Genteng, Sujarwadi, menjelaskan tas dan dompet korban ditemukan di sebuah got di Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.
“Setelah dibobol dan diambil dari mobil Suzuki Ertiga, pelaku membuang barang-barangnya di Muncar. Sedangkan yang diambil hanya laptop-nya saja,” ujarnya.
Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga hanya mengambil barang yang dinilai memiliki nilai jual tinggi, sementara barang lainnya dibuang untuk menghilangkan jejak.
Polisi Kantongi Rekaman CCTV
Selain menemukan barang bukti, polisi juga berhasil mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diduga merekam aksi pelaku saat membuang tas korban.
“Penyisiran kami membuahkan hasil, CCTV saat pelaku membuang BB itu sudah didapat. Sekarang petugas tengah mengidentifikasi rekaman tersebut,” terang Sujarwadi.
Rekaman tersebut kini sedang dianalisis untuk memastikan ciri-ciri dan identitas pelaku. Namun, proses identifikasi tidak mudah.
Kualitas Rekaman Masih Minim







