Siswa SD Wajib Menabung Sampah

0
300

BANYUWANGI – Siswa sekolah dasar (SD) menjadi sasaran kampanye bersih lingkungan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Banyuwangi. Melalui program tabungan lingkungan, siswa diperkenalkan pentingnya kebersihan lingkungan dan lingkungan hijau. Pelaksana tugas (Plt) Kepala DKP Banyuwangi, Arief Setiawan menjelaskan, dalam program tabungan tersebut, para murid SD diimbau untuk membawa sampah ke sekolah tiap hari Sabtu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Selanjutnya, pada hari yang sama petugas dari DKP akan mengambil sampah yang berasal dari siswa tersebut. Saat mengambil sampah, tim DKP melakukan pemilahan terhadap sampah organik dan anorganik. Setelah ditimbang, sampah organik langsung dibawa ke rumah kompos untuk diolah. Sedangkan untuk sampah anorganiknya akan dijual.

Satu minggu kemudian, tim DKP akan datang kembali ke sekolah-sekolah tersebut untuk mengembalikan sampah organik dalam bentuk kompos untuk diman- faatkan. Sedangkan sampah anorganik akan diganti dengan uang sesuai timbangan. “Uang hasil timbangan sampah itu akan digunakan untuk menambah pembelian pupuk atau bunga yang ada di sekolah,” jelas Arief.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2