SMPN 1 Srono Pertahankan Trofi Juara Empat Kali

  • Bagikan

smp-1-sronoSEMENTARA itu, upaya SMPN 1 Cluring mengukir sejarah dalam Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Banyuwangi masih belum terwujud. Bagaimana tidak, juara zona III itu dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1 saat bersua SMPN 1 Srono dalam partai final di Stadion maron, Genteng, kemarin.

Satu-satunya gol yang memupus harapan tim binaan Sudarman itu justru diukir saat pertandingan baru berjalan dua menit. Tendangan bebas sang kapten SMPN 1 Srono, Mahardika, dari sudut sempit merobek jala gawang SMPN 1 Cluring yang dikawal Moch. Nurdiansyah.

Gol cepat itu tampaknya meluluhlantakkan semangat tempur pemain SMPN 1 Cluring. Wakil zona III itu sering kehilangan bola. Upaya membangun serangan selalu menemui kegagalan. Upaya menambah striker juga belum berbuah manis.

Momentum itu yang justru menguntungkan SMPN 1 Srono untuk tampil percaya diri. Beruntung, SMPN 1 Cluring tidak kembali kebobolan. Dalam laga tersebut, SMPN 1 Srono memang mendominasi. Juara bertahan itu lebih banyak memiliki peluang.

Sedangkan, SMPN 1 Cluring minim peluang. Bahkan, pada babak kedua, nyaris tanpa ada peluang manis. Meski kalah, SMPN 1 Cluring masih tetap bisa tersenyum. Sebab, dua pemain mereka sukses dinobatkan sebagai pemain terbaik dan gelar top skor.

Pemain terbaik diberikan kepada Yan Baru dan gelar top skor menjadi milik Didit Kurandan. Sedangkan, bagi SMPN 1 Srono, kemenangan itu semakin mengukuhkan mereka menjadi langganan juara selama keikutsertaan dalam LPl Banyuwangi.

Bagaimana tidak, mereka menjadi juara selama empat kali berturut-turut. (radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: