Sprinter Kenya Rajai Lintasan 10 K

0
588

EVEN lari maraton bertajuk Banyuwangi International Run 2015 menjadi ajang pembuktian bagi sprinter luar negeri. Pelari asal Kenya mendominasi dalam perebutan juara pada kelas 10 K dan 5 K kemarin. David Mutai finis di posisi terdepan pada  kategori 10 K putra.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dia  sukses finis tercepat  dengan catatan waktu 32 menit 6 detik.  David Mutai mengisi,  29, asal Kenya menjadi  jawara kategori 10 kilometer dengan catatan waktu 32 menit 6 detik.  Sedangkan, pada  kategori 5 K putra direngkuh  rekan senegara David yaitu Charles  Kipsang.

Sprinter satu  ini sanggup menyelesaikan  waktu tercepat  dengan hanya 16 menit  10 detik.  Pada kategori 10 K  women, sprinter asal  Kenya juga sanggup  mengunci finis tercepat.  Dia adalah Edinah  Koech yang mengumpulkan  waktu tercepat  yaitu 37 menit 35 detik.

Sedangkan, pada kategori 5 K women dimenangkan Zeine Ihsani. Sprinter non lokal  itu meraih posisi terdepan dengan capaian 22 menit, 41 detik.  Pada kategori 5 K pelajar putra, juara menjadi milik Fajar Gilang dengan catatan waktu 19 menit, 47 detik.

Dan untuk  kategori 5 K pelajar putri, juara pertama dinobatkan kepada  Septa Ari dengan waktu 25 menit 10 detik. Kompetisi lari international tersebut diikuti sekitar seribu  peserta. Para sprinter itu terdiri dari berbagai daerah di tanah  air.

Tercatat ada 7 sprinter asal Kenya yang ikut berpartisipasi  dalam even tersebut. Lomba lari internasional yang pertama kali digelar ini melengkapi agenda Banyuwangi Festival. Meski baru pertama  digelar lomba ini berhasil menarik animo peserta dari luar kota Banyuwangi.

Banyuwangi International Run itu berlangsung sukses. Even yang mengangkat tema Run and Enjoy The Culture itu menyita perhatian dari berbagai pihak. (radar)