Beranda Hukum Tawuran Antar nelayan, Satu Tewas

Tawuran Antar nelayan, Satu Tewas

0
2255

MUNCAR-Pelabuhan Muncar berdarah kemarin malam (30/5). Seorang pemuda, Priyo Anggodo, 28, asal Dusun Bayatrejo, RT 38, RW 8, Desa Wringinpitu,  Kecamatan Tegaldlimo, tewas dengan luka cukup parah di bagian kepala setelah dikeroyok oleh kelompok preman Bilis Merah.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Bukan hanya Priyo, tujuh temannya yang saat  itu sedang kongkow di sekitar Tempat Pelelangan  Ikan (TPI) Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, juga mengalami luka yang cukup parah.  Para korban ini, oleh warga dilarikan ke PKU Khadijah Muncar.

Tawuran ini terjadi sekitar pukul 24.00. Saat  kejadian, Priyo bersama tujuh temannya yang bekerja sebagai nelayan ini, sedang bermain di  sekitar pantai. “Kami biasa berada di laut, jadi kami menghabiskan malam di tepi laut,” ujar  Hendrik, 20, salah satu teman korban.

Menurut Hendrik, saat asyik bermain di tepi  pantai itu, tiba-tiba ada seorang remaja datang. Remaja yang tidak dikenal ini, berperilaku aneh. “Anak itu menghitung jumlah kami, kita juga jadi heran,” katanya. Tidak lama kemudian, jelas  dia, muncul gerombolan pemuda yang diketahui kelompok geng Bilis Merah.

Tanpa banyak bicara, gerombolan yang berjumlah 30 orang itu langsung menyerangnya. “Jumlahnya sangat banyak, mereka langsung  menyerang,” ujarnya.  Tanpa ampun, para preman yang sebenarnya juga nelayan itu menghajar delapan pemuda yang sedang duduk-duduk di pantai dengan senjata mulai dari rantai motor dan batu.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Loading...

error: Uppss.......!