Tergantung Proposal Pemdes

0
322
Kalau terlambat sebenarnya tidak, masalahnya proposal dari pemdes memang belum masuk Peni Handayani Kepala BPM-PD Banyuwangi
Kalau terlambat sebenarnya tidak, masalahnya proposal dari pemdes memang belum masuk Peni Handayani Kepala BPM-PD Banyuwangi

Pencairan ADD dan Tunjangan Perangkat Desa


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SEMPU – Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan (BPM-PD), Peni Handayani, menolak bahwa pencairan tunjangan perangkat desa terlambat. Menurut Peni, lambat-tidaknya pencairan alokasi dana desa (ADD) dan tunjangan anggaran perangkat desa (TAPD) tergantung pengajuan proposal dari pemerintah desa (pemdes).

“Kalau dianggap terlambat sebenarnya tidak, masalahnya proposal dari pemdes memang belum masuk,” katanya saat ditemui di sela-sela mendampingi Bupati Banyuwangi, H. Abdullah Azwar Anas, pada jamboree ibu hamil di Puskesmas Sempu Selasa kemarin (1/5).

Loading...

Peni menuturkan, ADD dan TAPD bisa cair jika ada proposal dari pemdes. Proses pencairan memang harus menunggu semua pemdes mengajukan proposal. “Kalau desa yang satu sudah mengajukan dan desa yang lain belum, tentu hal itu akan berdampak. Sebab, pencairan harus menunggu semua pemdes mengajukan proposal,” tandasnya.

Apakah sampai sekarang masih ada desa yang belum mengajukan proposal? Menurut Peni, berdasar data yang masuk, semua pemdes sudah mengajukan. Oleh karena itu, dapat dipastikan dalam waktu dekat ADD dan TAPD akan segera cair. “Kemungkinan Minggu ini sudah cair,” tandasnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2