Terminal Green Airport Sudah Pasang Tiang

0
180

twrminalSEMENTARA itu, rencana Pemkab Banyuwangi menjadikan Bandara Blimbingsari sebagai green airport mulai direalisasikan. Bahkan, kemarin (4/9) progress pembangunan terminal baru bandara kebanggaan masyarakat Bumi Blambangan itu sudah mencapai 20 persen. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (PU-BMCKRT) Banyuwangi, Mujiono mengatakan, pembangunan fisik terminal baru Bandara Blimbingsari sudah memasuki tahap pembangunan tiang.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sebelumnya, pihak pelaksana proyek, yakni Nindya Karya, sudah menyelesaikan pembangunan fondasi. “Pembangunan tahap pertama ini kami target rampung pertengahan Desember,” ujarnya. Dikatakan, terminal baru Bandara Blimbingsari tersebut akan dibangun dua lantai. Sesuai konsep green building yang didesain arsitek Andra Ma tin, terminal seluas 5.000 m2 itu meminimalkan penggunaan kaca.Dinding terminal baru tersebut dibuat dari kayu ulin bekas. 

Sirkulasi udara akan memanfaatkan kombinasi air kolam dan kipas angin. Tidak hanya itu, di bagian atap terminal tersebut akan dibangun taman. Menurut Mujiono, pembangunan tahap pertama terminal baru bandara yang berlokasi di Desa Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi, tersebut dianggarkan sebesar Rp 40 miliar. Anggaran itu belum termasuk pembangunan jalan, bunker, dan area parkir kendaraan. “Pembangunan lanjutan akan dianggarkan pada tahun 2015 mendatang,” cetusnya.

Dijelaskan, anggaran sebesar Rp 40 miliar itu tidak hanya digunakan pembangunan fisik. Anggaran sebesar Rp 500 juta untuk pembayaran jasa manajemen proyek alias pengawas. Sisanya, tepatnya Rp 39,5 miliar, digunakan untuk biaya pembangunan fisik terminal baru Bandara Blimbingsari. “Konsep green airport terminal baru Bandara Balimbingsari ini menyerupai Bandara Koh (Pulau) Samui di Thailand,” pungkas Mujiono. (radar)

Loading...