Terobos Traffic Light, Pemuda Tewas Tertabrak

0
380


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Begini akibatnya bila menerobos traffic light. Gara-gara menerobos lampu merah, seorang pemuda, Doni Seputra, 25, merenggang nyawa. Motor yang dikemudikan warga Singotrunan itu ditabrak pengendara lain  di perempatan  lampu merah Lateng Senin dini hari kemarin (20/2).

Doni meninggal setelah mendapat perawatan medis di RSUD Blambangan.  Sementara itu, lawannya, Supriono, 43, dan Tri Astutik, 42, mengalami luka  lecet dan memar di sekujur tubuh. “Motor  keduanya sudah diamankan di Unit Laka,” beber Iptu Hadi Hermawan,  Kanitlaka Polres Banyuwangi, kemarin.

Loading...

Kecelakaan itu terjadi pukul 00.30. Saat  itu pasangan suami-istri Supriono dan Tri Astutik baru pulang dari Bali. Keduanya  bermaksud menuju rumahnya di Genteng. Sampai di perempatan Lateng, sepeda  motor Honda Vario ber nopol DK 5644  QQ yang dikendarainya berhenti karena lampu menyala merah. Setelah lampu menyala hijau, Supriono segera menjalankan motornya.

Nahas, dari arah timur tiba-tiba muncul motor lain. Motor yang melaju dengan kecepatan tinggi itu menerobos lampu merah dan bermaksud  berbelok ke Jalan Basuki Rahmat.  Kehadiran motor Honda Vario bernopol P 4374 YL yang tiba-tiba  itu membuat Supriono tidak bisa  lagi menghindar.

Bagian depan motornya langsung menyambar motor milik Doni. Ketiganya pun berguling akibat benturan. Doni tidak mengalami luka sedikit pun. Dia tampak sehat usai kejadian.  Supriono dan istrinya justru  mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Ketiganya langsung dirujuk ke rumah sakit.

“Korban (Doni) tidak mengalami luka serius. Dia tampak sehat, bahkan saat diperiksa malah dinyatakan sehat,” ujar Edi, salah satu saksi mata.  Sayang, tidak lama setelah itu, Doni mengalami sesak napas. Dia pun akhirnya dirawat di rumah sakit.

Pagi harinya, dia sempat dilarikan  ke ruang perawatan khusus. Tak dinyana, dua jam setelah mendapat  perawatan intensif, korban meninggal dunia. (radar)

Loading...

Kata kunci yang digunakan :