Terpaksa Tolak Order Jajanan

0
119
OMZET MELONJAK: Pekerja sedang menyelesaikan pesanan konsumen.

BANYUWANGI – Momentum Lebaran rupanya benarbenar membawa berkah bagi sejumlah industri jajanan rumahan. Mendekati hari raya, omzet penjualan mereka pun melonjak dratis. Bahkan ada yang mencapai 100 persen. Tentu saja, kondisi itu membuat pedagang jajanan Lebaran panen untung. Namun di sisi lain, membanjirnya jumlah pesanan juga menimbulkan kecemasan para pengusaha kue musiman itu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Keterbatasan tenaga dan modal membuat mereka terpaksa menghentikan penerimaan order. “Pesanan sih banyak. Tapi sudah tidak luat lagi memenuhinya,” ujar Riya, salah seorang pengusaha jajanan kering asal Singotrunan. Riya menuturkan, dalam kondisi normal, dia mampu membuat kuesampai 50 kg. Namun mendekati hari raya, pesanan yang masuk melebihi kemampuan kapasitas produksi.

Sampai saat ini dia sudah melayani order kue Lebaran hingga 200 kg. Untuk bisa meningkatkan produksi, Riya mengaku kesuitan memperoleh tenaga dan modal. Apalagi, harga bahan pokok kue seperti telur, mentega, tepung, dan lainnya cenderung labil selama Ramadan hingga mendekati hari raya ini. Kondisi yang sama juga diungkapkan Hadiyah. Omzetnya yang meningkat tidak dibarengi ketersediaan kemampuan produksi yang memadai. “Terpaksa banyak order yang masuk ditolak. Sudah nggak mampu,” ujarnya. (radar)

Loading...