Tersengat Listrik, Pekerja Tewas Terjatuh dari Lantai Dua

0
438
Korban Winarso, 33, warga Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah.

ROGOJAMPI – Seorang juru instalasi listrik ditemukan tak bernyawa setelah terjatuh dari rumah toko (ruko) lantai dua di Dusun Sidomulyo, Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, kemarin (28/5).

Korban yang diketahui Winarso, 33, warga Dusun Dusun Tembakon RT 01 RW 02, Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah meninggal dunia di lokasi kejadian dengan posisi terlentang dan kepala bersimbah darah.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pukul 09.30 ketika Winarso memasang instalasi listrik di ruko kosong yang terletak di sebelah utara SPBU Rogojampi dengan menggunakan alat tangga besi dan perkakas lainnya.

Korban memasang tangga tertumpu pada galvalum. Posisi ujung tangga atas menempel pada tembok atas ruko lantai dua dengan ketinggian sekitar delapan meter. Tepat di atas bangunan lantai dua sebelah timur bangunan ruko itu terdapat jaringan saluran udara tegangan menengah (SUTM).

“Saya tahu waktu naik dengan tangga,” ujar Sahuri, 40, salah seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian. Selang beberapa lama setelah korban naik ke atas lantai dua dengan menggunakan anak  tangga itu, dia mendengar sebuah suara gaduh.

Loading...

Setelah dilihat, ternyata suara tersebut berasal dari arah korban yang terjatuh dari atas ketinggian.  Saat terjatuh itu, posisi kepala korban berada di bawah. Kepalanya menghantam galvalum di depan bangunan ruko. Akibat peristiwa itu, kepala korban pecah dan bersimbah darah.

Anak tangga yang digunakan korban bekerja juga jatuh di sekitar tubuh korban. “Tahu peristiwa itu saya langsung lapor ke petugas jaga Poslantas Rogojampi,” ujarnya. Petugas polsek Rogojampi yang datang di lokasi kejadian langsung melakukan olah kejadian tempat perkara (TKP).

Karena banyaknya warga yang berkerumun menyaksikan langsung peristiwa dari dekat. Petugas memasang garis polisi (police line) untuk mempermudah melakukan olah TKP. Kapolsek Rogojampi Kompol Toha Choiri mengatakan, dari hasil visum luar yang dilakukan tim medis Puskesmas Gitik, ditemukan bekas luka bakar di bagian betis kedua korban, dan sebagian tulang kepala juga retak dan pecah.

“Diduga kuat korban sebelum terjatuh karena tersengat aliran listrik SUTM yang berada di lantai dua gedung ruko tersebut,” ujar Toha Choiri. Usai melakukan olah TKP, jenazah korban langsung dimasukkan ke dalam kantong jenazah selanjutnya dibawa ke Puskesmas Gitik. Keluarga korban yang mendengar kabar duka itu langsung datang ke Puskesmas Gitik.

“Karena keluarga korban tidak menghendaki dilakukan otopsi, maka jenazah langsung kami serahkan untuk dimakamkan,” tandas Toha. Dengan adanya peristiwa itu, Toha mengimbau agar masyarakat yang akan melakukan pekerjaan dan di sekitarnya terdapat jaringan aliran listrik tegangan menengah dan atas selayaknya berhati-hati dan bisa menghubungi petugas PLN terdekat, agar kejadian serupa juga tidak kembali terulang. (radar)

loading...


Kata kunci yang digunakan :