sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Hutama Karya (Persero) kembali mengoperasikan secara fungsional alias gratis tanpa tarif Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum hingga 22 Januari 2026.
Kebijakan ini diambil untuk mendukung kelancaran penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Aceh.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa perpanjangan masa fungsionalisasi ruas tol tersebut telah melalui koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Mulai dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) hingga kepolisian daerah setempat.
“Hutama Karya berupaya memastikan akses layanan tetap tersedia secara efisien agar distribusi bantuan berjalan lancar. Namun demikian, aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama selama pengoperasian fungsional berlangsung,” ujar Mardiansyah, Rabu (14/1/2026).
Konektivitas Tol Sibanceh Tersambung Utuh
Dengan difungsionalkannya Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum, konektivitas Tol Sigli–Banda Aceh sepanjang 74 kilometer kini tersambung secara utuh dengan seksi-seksi lainnya hingga ke Baitussalam.
Kondisi ini membuat distribusi bantuan logistik dan kebutuhan pokok dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien menuju wilayah-wilayah terdampak bencana.
Menurut Mardiansyah, keberadaan tol fungsional ini tidak hanya membantu proses penyaluran bantuan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
“Ruas tol ini juga dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk menunjang mobilitas sehari-hari,” imbuhnya.
Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Jalan
Selama periode pengoperasian fungsional, Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan.
Pengguna tol diminta untuk mematuhi seluruh rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, menjaga batas kecepatan, serta mempertahankan jarak aman antar kendaraan.
Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan, terutama pada titik-titik tertentu yang masih memerlukan perhatian khusus, mengingat ruas Tol Sibanceh tersebut masih berstatus fungsional dan belum sepenuhnya beroperasi secara komersial.
Selain itu, pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintas.
Pengemudi juga diminta untuk beristirahat jika lelah atau mengantuk, serta tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Hutama Karya (Persero) kembali mengoperasikan secara fungsional alias gratis tanpa tarif Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum hingga 22 Januari 2026.
Kebijakan ini diambil untuk mendukung kelancaran penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Aceh.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa perpanjangan masa fungsionalisasi ruas tol tersebut telah melalui koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Mulai dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) hingga kepolisian daerah setempat.
“Hutama Karya berupaya memastikan akses layanan tetap tersedia secara efisien agar distribusi bantuan berjalan lancar. Namun demikian, aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama selama pengoperasian fungsional berlangsung,” ujar Mardiansyah, Rabu (14/1/2026).
Konektivitas Tol Sibanceh Tersambung Utuh
Dengan difungsionalkannya Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum, konektivitas Tol Sigli–Banda Aceh sepanjang 74 kilometer kini tersambung secara utuh dengan seksi-seksi lainnya hingga ke Baitussalam.
Kondisi ini membuat distribusi bantuan logistik dan kebutuhan pokok dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien menuju wilayah-wilayah terdampak bencana.
Menurut Mardiansyah, keberadaan tol fungsional ini tidak hanya membantu proses penyaluran bantuan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
“Ruas tol ini juga dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk menunjang mobilitas sehari-hari,” imbuhnya.
Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Jalan
Selama periode pengoperasian fungsional, Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan.
Pengguna tol diminta untuk mematuhi seluruh rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, menjaga batas kecepatan, serta mempertahankan jarak aman antar kendaraan.
Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan, terutama pada titik-titik tertentu yang masih memerlukan perhatian khusus, mengingat ruas Tol Sibanceh tersebut masih berstatus fungsional dan belum sepenuhnya beroperasi secara komersial.
Selain itu, pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintas.
Pengemudi juga diminta untuk beristirahat jika lelah atau mengantuk, serta tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat.







