sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Unit Lalu Lintas (Lantas) Polsek Rogojampi rutin menggelar patroli ngabuburit selama Ramadan.
Kegiatan tersebut difokuskan untuk mengantisipasi maraknya aksi balap liar yang kerap muncul menjelang waktu berbuka puasa.
Patroli digelar di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Rogojampi. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama adalah jalur lingkar barat di Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, yang mengarah ke wilayah Kecamatan Kabat.
Kawasan tersebut dinilai rawan dijadikan arena balap liar karena kondisi jalannya lurus, relatif mulus, serta berada cukup jauh dari permukiman warga.
Situasi itu kerap dimanfaatkan oknum remaja untuk melakukan aksi adu kecepatan secara ilegal.
Sasar Titik Rawan Balap Liar
Kanit Lantas Polsek Rogojampi Ipda Gatot Dri Handoko mengatakan, patroli ngabuburit menjadi agenda rutin setiap Ramadan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami menyasar titik-titik yang rawan digunakan untuk balap liar, terutama di jalur lingkar barat Desa Gitik,” ujarnya.
Menurut dia, aksi balap liar bukan hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lain yang melintas.
Terlebih pada sore hari, aktivitas masyarakat meningkat, baik untuk berbelanja takjil maupun sekadar ngabuburit bersama keluarga.
“Balap liar sangat berisiko. Selain melanggar hukum, juga membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Maka kami terus memperketat pantauan melalui patroli di titik-titik rawan,” tegasnya.
Patroli Humanis dan Edukatif
Dalam pelaksanaannya, patroli dilakukan secara mobile dengan menyisir jalur yang dicurigai menjadi lokasi kumpul para remaja.
Petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada kelompok pemuda yang nongkrong di tepi jalan agar tidak melakukan aksi balap liar.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Unit Lalu Lintas (Lantas) Polsek Rogojampi rutin menggelar patroli ngabuburit selama Ramadan.
Kegiatan tersebut difokuskan untuk mengantisipasi maraknya aksi balap liar yang kerap muncul menjelang waktu berbuka puasa.
Patroli digelar di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Rogojampi. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama adalah jalur lingkar barat di Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, yang mengarah ke wilayah Kecamatan Kabat.
Kawasan tersebut dinilai rawan dijadikan arena balap liar karena kondisi jalannya lurus, relatif mulus, serta berada cukup jauh dari permukiman warga.
Situasi itu kerap dimanfaatkan oknum remaja untuk melakukan aksi adu kecepatan secara ilegal.
Sasar Titik Rawan Balap Liar
Kanit Lantas Polsek Rogojampi Ipda Gatot Dri Handoko mengatakan, patroli ngabuburit menjadi agenda rutin setiap Ramadan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami menyasar titik-titik yang rawan digunakan untuk balap liar, terutama di jalur lingkar barat Desa Gitik,” ujarnya.
Menurut dia, aksi balap liar bukan hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lain yang melintas.
Terlebih pada sore hari, aktivitas masyarakat meningkat, baik untuk berbelanja takjil maupun sekadar ngabuburit bersama keluarga.
“Balap liar sangat berisiko. Selain melanggar hukum, juga membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Maka kami terus memperketat pantauan melalui patroli di titik-titik rawan,” tegasnya.
Patroli Humanis dan Edukatif
Dalam pelaksanaannya, patroli dilakukan secara mobile dengan menyisir jalur yang dicurigai menjadi lokasi kumpul para remaja.
Petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada kelompok pemuda yang nongkrong di tepi jalan agar tidak melakukan aksi balap liar.








