Umpan dan Pancing dari Kemenpera

0
397

SELURUH aparat pemerintahan di Pemkab Banyuwangi pernah bersepakat, mereka akan siap berperang melawan kemiskinan. Semangat perang itu terus membahana dari kota hingga ke pelosok desa di segala penjuru Bumi Blambangan.

Tapi nanti dulu, mereka siap perang itu, apakah sudah punya bekal yang cukup. Tak hanya bekal tekad dan keberanian. Mereka juga harus punya senjata yang ampuh dan strategi yang jitu. Selain itu, agar kemiskinan sebagai musuh bersama itu bisa bertekuk lutut, kita juga perlu mencari momen yang tepat untuk menyerang.

Nah, momen yang ditunggu-tunggu sudah tiba. Apa itu? Simak saja rencana yang dilakukan pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Dalam waktu dekat, Kemenpera menyiapkan dana rehab rumah untuk 20 ribu keluarga berpenghasilan rendah di Banyuwangi tahun ini.

Tidak tanggung-tanggung, jatah anggaran rehab rumah tersebut mencapai angka fantastis Rp 120 miliar. Masing-masing rumah tangga berpenghasilan rendah di Bumi Blambangan akan mendapat jatah sekitar Rp 6 juta. Bantuan rehab rumah itu untuk peningkatan kualitas tempat tinggal yang tidak layak.

Namun, untuk mendapatkan bantuan tersebut ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Yang utama, rumah tersebut harus berdiri di atas lahan warga yang bersangkutan. Bahkan, Kemenpera sudah menetapkan tanggal batas akhir (deadline) pengumpulan pengajuan syarat usulan tersebut.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Diskusi Bareng Putri Tanjung, Milenial Banyuwangi Disemangati Berbisnis sejak Muda