Usia 57 Tahun Masih Tampil Menari

0
544

Tidak hanya itu, karena hasil panen tidak mampu digunakan menutup seluruh kebutuhan hidupnya, Temuk juga beternak ayam kampung. Ironisnya, akhir bulan April yang lalu, ratusan ayam ternak miliknya mendadak mati. Modal sebesar Rp 2 juta pun melayang. “Padahal pagi ayam-ayam itu sehat. Eh sore hari kok tiba-tiba mati semua. Kemungkinan kena flu burung,” katanya.

Catatan panjang Temuk dalam dunia kesenian gandrung membuat pemkab menjadikannya salah satu duta promosi wisata. Beberapa waktu yang lalu, dia berkesempatan mempromosikan wisata Banyuwangi di Bali bersama rombongan pemkab. “Saya berterima kasih kepada pemerintah yang telah memperhatikan para pelaku seni,’’ ujarnya. (radar)

Kata kunci yang digunakan :

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | ... | 2 | 3 |4 | Last

Baca :
Baritan Takir Sewu, Tradisi Petani Banyuwangi Minta Hujan