Berita Terkini Seputar Banyuwangi

Usul Bangun Gedung Pemkab Tiga Lantai

Eksekutif Ajukan Dana Rp 25 M ke DPRD

BANYUWANGI – Proyek pem bangunan gedung kantor Pemkab Banyuwangi, tampaknya akan berpeluang terealisasi pada tahun anggaran 2013 mendatang. Dalam berkas KUA PPAS 2013 yang kini sedang dibahas oleh badan anggaran (Banggar) DPRD, eksekutif mengajukan anggaran Rp 25 miliar untuk gedung berlantai tiga tersebut.

Anggaran untuk proyek gedung pemkab sebesar Rp 25 miliar ini, jauh lebih besar dibanding anggaran yang pernah disediakan dalam APBD 2012 yang besarnya Rp 19 miliar. “Dalam KUA PPAS 2013 yang sedang kita bahas, eksekutif menganggarkan Rp 25 miliar,” cetus salah satu anggota Banggar DPRD Banyuwangi, Gunawan Sabtu lalu (1/12).

Anggaran Rp 25 miliar untuk proyek gedung baru pemkab ini, sudah dibahas oleh Komisi IV DPRD saat menggelar rapat bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Banyuwangi. Komisi IV juga melakukan pembahasan dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), dan Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Banyuwangi.

Bukan hanya itu, Banggar DPRD yang kini sedang membahas KUA PPAS 2013 juga telah membahas soal anggaran proyek pemkab senilai Rp 25 miliar tersebut. Para wakil rakyat itu, ternyata telah memberi sinyal meloloskan mega proyek tersebut. “Pemaparan soal proyek pemkab sudah dilakukan di komisi IV dan banggar,” terang Gunawan. Menurut Gunawan, setiap fraksi telah menanggapi paparan eksekutif terkait proyek gedung pemkab senilai Rp 25 miliar tersebut.

Dan hasilnya, hampir semua fraksi menerima hasil pemaparan tersebut. “Studi kelayakan untuk proyek pemkab sudah dilakukan,” katanya. Ketua Komisi IV DPRD, Zainal Arifin Salam mengakui soal anggaran Rp 25 miliar itu sudah pernah dibahas saat komisinya menggelar rapat bersama dengan Dinas PU. “Tapi tidak dibahas secara mendetail, karena agendanya banyak,” ujarnya.

Menurut Arifin Salam, Kadis PU memaparkan bahwa proyek gedung pemkab itu sebenarnya membutuhkan dana sebesar Rp 40 miliar. Tapi, ada beberapa yang dipangkas hingga akhirnya susut menjadi Rp 25 miliar. “Study kelayakan sudah ada, kalau gitu ya monggo,” cetusnya. Meski sudah selesai dibahas di komisinya, lanjut Arifin, bukan berarti anggaran untuk proyek sebesar Rp 25 miliar ini telah lolos. Sebab, penganggaran ini masih dibahas pada KUA PPAS 2013 dan rancangan APBD 2013.

Pembahasannya belum selesai,” katanya. Menurut Arifin, penganggaran itu akan dilihat dari keuntungan dan kemanfaatan bagi masyarakat. Sampai tahun anggaran 2013 mendatang, pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan bendungan dianggap masih dibutuhkan oleh masyarakat. “Manfaatnya dirasa baik oleh masyarakat ya jalan, kalau tidak ya ditunda dulu,” katanya. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE