Warga Dilatih Buat Pakan Ikan

0
234

wargadilatihTEGALDLIMO – Sejumlah mahasiswa dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang menggelar sosialisasi sekaligus pelatihan pembuatan pakan ikan alternatif kepada sejumlah kelompok budi daya ikan di Desa/Kecamatan Tegaldlimo, kemarin. Kegiatan yang bertajuk Kampung Budidaya Terpadu (KABUT) itu berlangsung sekitar pukul 09 hingga 13.00. Kepada puluhan warga, mahasiswa membeberkan pentingnya penggunaan pakan ikan alternatif.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sebab, pakan yang bisa dibuat sendiri itu sangat menghasilkan. Selain itu, harga jauh lebih ekonomis jika dibandingkan pakan yang dijual pada umumnya. Disebutkan, pakan ikan alternatif itu bisa mengambil beragam bahan. Antara lain, limbah ampas tahu, tetes  tebu, limbah ikan, dedak, kotoran sapi, tepung, dan jagung. Kalangan mahasiswa juga mengajari cara pembuatan kolam ikan yang baik.

Loading...

Pada kesempatan tersebut, semua mahasiswa memberikan trik jitu tata cara membuat kolam ikan dengan menggunakan media terpal. Lima mahasiswa yang memberikan sosialisasi itu adalah Waskito, Eko Hardiono, Evi Novita Sari, Fariq Maghfi roh, dan Ananda Hayu. Kelima mahasiswa itu tergabung dalam kelompok PKMM Dikti 2013 Unibraw Malang tahun 2013. Waskito mengungkapkan, selain memberikan pelatihan langsung kepada para kelompok budi daya ikan, pihaknya juga survey langsung ke lapangan selama beberapa hari. ’’Ini kegiatan puncak.

Kita ingin masyarakat memanfaatkan pembuatan pakan alternatif ini. Sebab, nilai penghasilannya banyak,’’ kata Waskito diamini Eko Hardiono. Kepala Desa Tegaldlimo, Moch Benyamin, mengaku sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa Unibraw tersebut. Sebab, itu sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan penghasilan. ’’Biasanya kolam ikan hanya dijadikan kerja sampingan, tapi dengan ini bisa dibuat penghasilan utama,’’ ujarnya. (radar)

Loading...