Warga Kedalaman Minta Pengasapan

  • Bagikan

dbdROGOJAMPI -Wabah demam  berdarah dengue (DBD) ternyata belum berakhir. Mencegah dan antisipasi meluasnya serangan gigitan nyamuk aedes aegypti itu, Puskesmas Rogojampi melakukan  pengasapan secara masal pada Selasa (24/2). Kepala Dusun Petung, Desa Kedalaman, Kecamatan Rogojampi, Sapuan, mengtakan fogging itu dilakukan setelah melihat banyak warga yang jatuh sakit akibat DBD.

Pihaknya mengirim surat ke Puskesmas Rogojampi agar dilakukan pengasapan. “Ada dua warga yang terserang DBD katanya. Kedua warganya itu terserang DB sejak sepekan lalu. Rumah kedua warga tersebut tidak berjauhan Bahkan ada yang mengabarkan bahwa warga tersebut akhirnya meninggal dunia. Sayang, identitas warga tersebut belum diketahui secara detail.

Dengan adanya kejadian itu, warga semakin ketakutan dan minta dilakukan fogging. “Yang di fogging ini 9 RT dan 4 RW ” terangnya.  Warga di satu dusun ini, jelas dia, kini khawatir tertular. Mereka takut diserang nyamuk aedes aegypti tersebut. “Saya khawatir kalau tidak di fogging bisa tertular.” ujar alvin,24,warga setempat.

Keresahan juga disampaikan Yudistira, 29, salah satu tokoh pemuda Kedalemalan. Dia menyatakan, pada malam hari ada peningkatan jumlah nyamuk “Saya punya anak yang masih balita, ya khawatir kena gigitan nyamuk,” kalanya.  Sejak ada kabar merebahnya DBD tersebut, warga melalui ketua RT dan RW setempat langsung melakukan bersih-bersih masal. ‘terutama membersikan sampah yang bisa menjadi tempat berkembangbiak jentik nyamuk. (radar)

Baca :
Sudah 2 Kali Vaksin, Masih Terpapar Covid-19
  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: