Warga Keluhkan Tambang Pasir

0
387

Tidak Kantongi Izin, Kerap Bikin Celaka


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

ROGOJAMPI – Penambangan pasir tanpa izin masih saja marak. Seperti yang berlangsung di depan Balai Desa Kaligung, Kecamatan Rogojampi, ini. Di lokasi seluas setengah hektare tersebut proses penggalian sudah berlangsung lebih dari dua pekan. Akibat lalu-lalang dump truck pengangkut pasir, jalan di desa tersebut menjadi rusak.

Lantaran kerusakan yang ditimbulkan sudah cukup parah, sejumlah perwakilan warga mendatangi kantor desa kemarin. Warga meminta kejelasan terkait kerusakan jalan tersebut. Perwakilan warga akhirnya mengadakan pertemuan di kantor desa. Mereka yang hadir, antara lain Tono dan Sugiman. Mereka ditemui Kepala Desa Yusuf Putranto, dua unsur aparat Babinkantib- mas dan Babinsa, dan pihak pengelola pertambangan.

Sugiman mengatakan, penambangan pasir itu menyebabkan jalan desa rusak. Bahkan, banyak anak sekolah yang jatuh akibat jalan yang rusak itu becek di saat hujan. ‘’Sejak ada penambangan, jalan menjadi rusak. Anak-anak TK yang seko- lah di sini ada yang kepleset saat melewati jalan becek itu,” ungkap Sugiman. Dirinya sengaja minta kejelasan terkait solusi yang harus dilakukan pejabat setempat.

Loading...

Namun, hingga kemarin belum ada keputusan final. Selain itu, penambangan pasir (galian C) tersebut tidak mengantongi izin. ‘’Galian itu tidak berizin,’’ tegasnya. Kepala Desa Kaligung, Yusuf Putranto, menegaskan bahwa galian pasir di de- pan balai desa tersebut sudah berizin. Bahkan, sebelum mengurus surat, sudah ada persetujuan warga sekitar.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2