Warga Protes Pengerukan Gumuk

0
645

ROGOJAMPI – Pengerukan gumuk (bukit) di Dusun Kedungbaru, Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi, diprotes warga sekitar  kemarin (25/12). Warga menyebut  pe ngerukan bukit di tepi jalan raya itu tidak berizin atau ilegal.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Salah satu tokoh pemuda Dusun  Kedungbaru, Desa Gintangan,  Sunaji, 30, mengatakan penggalian gumuk di tepi jalan raya di kampungnya itu sudah berlangsung sejak sepekan lalu. Pengerukan dilakukan menggunakan  alat berat.

“Sudah seminggu ini  dikeruk,” cetusnya. Warga di sekitar gumuk resah dengan pengerukan itu, karena gumuk itu berada di tepi jalan raya dan mengganggu aktivitas warga. “Banyak dump truck yang berseliweran mengangkut material galian,  apalagi lokasinya juga ber dekatan   dengan sekolah,” katanya.

Dump truck yang mengangkut material galian itu dianggap membahayakan anak-anak, terutama para pelajar yang banyak  menggunakan sepeda pancal. “Jalan yang dilewati dump truck  itu merupakan akses pendidikan,   pertanian, dan perekonomian  warga,” ungkapnya.

Loading...

Warga lain, Muhammad Sholeh, 56, menyampaikan selama ini   jalan di kampungnya sudah bagus  dan di-hotmix. Jika banyak dump truck mengangkut material yang  lewat, dikhawatirkan jalan akan rusak. “Jalan di tempat kami bisa   cepat rusak,” dalihnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2