Warga Sekitar Raung Harus Waspada

0
289

MASYARAKAT yang tinggal di sekitar Gunung Raung harus mulai meningkatkan kewaspadaan. Sebab, status Gunung Raung terus menunjukkan peningkatan selama seminggu terakhir. Pada 18 Oktober lalu Gunung Raung masih berstatus waspada (level II), dan sejak 22 Oktober pukul 20.30 status gunung setinggi 3,332 M dari permukaan air laut itu meningkat menjadi siaga (level III).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Apalagi, beberapa kali warga sekitar Gunung Raung sempat mendengar suara gemuruh yang datang dari arah gunung tersebut. Suara gemuruh itu diduga akibat seringnya gempa tremor yang menandai peningkatan aktivitas gunung berapi yang terletak di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso tersebut.

Daerah terdampak terdekat dengan peningkatan aktivitas Gunung Raung adalah desa-desa di Kecamatan Songgon, Banyuwangi, dan desa-desa di Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso. Karena itu, warga di desa ini hendaknya meningkatkan kewaspadaan. Pemerintah setempat juga harus memberikan sosialisasi sejak dini sebagai antisipasi jika bencana benar-benar terjadi.

Mereka harus siap siaga mengantisipasi kemungkinan terburuk. Misalnya, jika status Gunung Raung meningkat menjadi awas (level IV). Meski demikian, peningkatan kewaspadaan itu jangan sampai menimbulkan kepanikan di tengah-tengah masyarakat.

Warga harus tetap tenang sambil selalu berkoordinasi dengan petugas terkait. Begitu juga dengan pejabat desa dan kecamatan yang masuk wilayah paling dekat dengan Gunung Raung. Mereka harus aktif berkoordinasi dengan petugas pantau di Pos Pengamatan Gunung Raung. (radar)

Loading...