BMKG: Waspadai Petir dan Hujan Singkat

0
132
Ilustrasi Petir Saat Turun Hujan.

BANYUWANGI – Musim peralihan atau pancaroba yang sedang berlangsung saat ini ternyata berdampak pada perubahan cuaca di beberapa wilayah Banyuwangi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi menjelaskan, kondisi pancaroba tidak berlangsung secara merata. Ada beberapa wilayah yang sudah mengalami musim kemarau dan pancaroba.

Kondisi ini pun berdampak kepada perubahan cuaca yang cukup susah diprediksi. Prakirawan BMKG Banyuwangi, Anjar Triono Hadi mengatakan, masa transisi ini menimbulkan fenomena turunnya hujan dan petir dalam waktu singkat.

Khususnya untuk wilayah selain Banyuwangi tengah dan barat. Sebab, kedua wilayah itu saat ini sudah mengalami musim kemarau. Sedangkan wilayah lainnya masih mengalami pancaroba.

Dengan ciri cuaca cerah dari pagi hari hingga siang lalu tiba-tiba dapat berubah menjadi hujan disertai petir dan angin kencang dalam waktu singkat. “Menjelang siang hingga sore wilayah panroba sering ditemui awan kumulus sehingga menjadi gelap. Awan ini kemudian membawa awan columunimbus yang perlu diwaspadai karena bisa berubah menjadi angin kencang,” terang Anjar.

Pihaknya menghimbau agar masyarakat bisa mewaspadai kondisi tersebut. Terlebih untuk mereka yang berada di wilayah yang saat ini masih mengalami pancaroba. “Tinggi gelombang untuk selat Bali dan perairan selatan juga cukup tinggi. Tinggi ombak bisa sampai 2,5 meter, jadi perlu diwaspadai. Selain itu, meski musim kemarau masih ada kemungkinan turun hujan meskipun intensitasnya rendah di bawah 50 milimeter,” pungkasnya. (radar)

loading...
Loading...