Menpar Ikut Terbang Perdana Nam Air Jakarta-Banyuwangi

0
733

Jajal Rute Baru Jakarta-Banyuwangi

BANYUWANGI – Penerbangan perdana pesawat Nam Air rute Jakarta-Banyuwangi dipastikan berlangsung pagi ini (16/6). Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya rencananya akan turut serta dalam penerbangan pesawat dari Bandara International Soekarno Hatta (Soetta) Jakarta menuju Bandara Blimbingsari tersebut.

Pesawat Nam Air akan take of dari runway Bandara Soetta menuju Bandara Banyuwangi pada pukul 07.05. Perjalanan diperkirakan memakan waktu 1,5 jam. Pesawat tersebut dijadwalkan tiba di green airport Banyuwangi pukul 08.35.

“Setiba di Banyuwangi akan proses penyambutan sekitar satu jam,” ujar Kabag Humas dan Protokol Pemkab Banyuwangi, Djuang Pribadi kemarin (15/6). Selain Menpar, turut dalam rombongan tersebut CEO Sriwijaya Air, Bapak Chandra Lie dan President komisaris Sriwijaya Air Hendrie Lie.

Seperti diketahui, maskapai di bawah naungan Sriwijaya Air resmi membuka penerbangan langsung Jakarta-Banyuwangi mulai hari ini. Nam Air menggunakan pesawat jenis Boeing 737-500 berkapasitas 150 penumpang untuk melayani jasa penerbangan dari ibu kota menuju Bumi Blambangan dan sebaliknya.

Nam Air menyediakan jasa Penerbangan langsung (direct flight) Jakatam-Banyuwangi tersebut setiap hari. Pesawat berangkat dari Jakarta menuju Bumi Blambangan pukul 07.05. Sedangkan keberangkatan pesawat dari Bandara Blimbingsari menuju Jakarta pukul 09.05.

Kehadiran penerbangan langsung Nam Air ke Bumi Blambangan bisa menjadi alternatif transportasi. Selama ini ada dua maskapai yang membuka jasa penerbangan rute Surabaya- Banyuwangi PP, yakni Garuda Indonesia dan Wings Air.

Jumlah penumpang di Bandara Banyuwangi terus melonjak. Pada 2011, jumlah penumpang baru tercatat 7.826 orang per tahun, lalu melonjak 1.339 persen menjadi 112.661 orang pada 2016.

Sementara itu, penerbangan langsung rute Jakarta-Banyuwangi pergi pulang (PP) tampaknya tidak hanya akan dimanfaatkan masyarakat Bumi Blambangan. Sebaliknya, warga yang tinggal di beberapa kabupaten tetangga, termasuk Jember dan Bondowoso, digadang-gadang bakal memanfaatkan rute penerbangan tersebut.

Loading...

Hal itu terungkap saat Bupati Abdullah Azwar Anas saat mengunjungi sejumlah perbatasan kereta api ( KA) sebidang di wilayah Banyuwangi kemarin (15/6).  Pada kesempatan itu Anas bertanya langsung jadwal KA yang tiba di Banyuwangi kepada petugas penjaga sebidang yakni Musanto.

Ternyata, ada satu KA yang datang dalam beberapa jam sebelum jadwal keberangkatan pesawat rute Banyuwangi-Jakarta. “Tadi saya cek, KA Pandan Wangi, dari Jember pukul 05.15 sampai di Rogojampi pukul 07.30. Ini pas dengan jadwal penerbangan jam 09.05 pesawat dari Blimbingsari ke Jakarta,” ujar Anas.

Karena itu, kata Anas, warga dari Jember dan sekitarnya yang mau ke Jakarta tidak perlu ke Surabaya. Menurut dia, akan lebih efisien jika warga asal Jernber dan Bondowoso naik pesawat dari Bandara Blimbingsari.

“Dari Jember bisa naik kereta dengan tarif Rp 8 ribu per orang. Dari Stasiun Rogojampi bisa naik ojek menuju Bandara Blimbingsari dengan ongkos sekitar Rp 10 ribu. Cukup murah,” kata dia.

Menurut Anas, jika KA terkoneksi dengan moda transportasi lain, maka akan sangat bermanfaat mengurangi beban transportasi jalan yang semakin tahun semakin berat. “Sehingga kecelakaan lalu  lintas bisa ditekan,” cetusnya.

Sementara itu, kemarin Anas mengunjungi pos perlintasan KA sebidang yang berlokasi di Kota Banyuwangi dan sekitarnya. Tiga  pos tersebut adalah pos perlintasan KA di jalan Argopuro, Kecamatan Kalipuro, Pos di jalan raya tidak jauh dari terminal Sasak Perot, Kecamatan Glagah; dan Pos perlintasan sebidang di jurang Jeru, Kecamatan Kabat.

Anas menuturkan, dirinya datang untuk menemui para petugas penjaga palang pintu perlintasan KA sebidang tersebut. “Mereka membantu menyelamatkan banyak orang. Ada standar operating procedure (SOP)-nya. Lima menit sebelum KA melintas, mereka harus harus membunyikan sirine dan menutup pintu perlintasan KA sebidang,” kata dia.

Sebagai bentuk apresiasi, Anas memberikan bingkisan kepada para petugas penjaga perlintasan KA tersebut. Apalagi, mereka tidak libur pada lebaran mendatang. “Mudah-mudahan, semakin baik dan tidak ada lagi kecelakaan lalu-lintas di perlintasan sebidang. Harapan saya, ini memberikan support supaya mereka tetap bekerja dengan baik sesuai SOP yang ada,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu petugas penjaga pintu perlintasan KA sebidang, Musanto mengaku bersyukur dia dan rekan-rekannya diperhatikan oleh Bupati Anas. “Alhamdulillah” Sejak saya bekerja mulai 1994, baru kali ini dikunjungi bupati,” pungkasnya.

Seperti diketahui, mulai hari ini akan NAM Air akan membuka layanan jasa penerbangan langsung rute Jakarta- Banyuwangi PP. Pesawat akan tinggal landas dari Jakarta pukul 07.05. Sedangkan keberangkatan dari Banyuwangi ke Jakarta dijadwalkan pukul 09.05. (radar)

Cek Tiket Pesawat

loading...

Kata kunci yang digunakan :