Sapi Mengamuk, Jagal Terlempar

0
234
Ilustrasi

BANYUWANGI – Seorang jagal sapi, Dillah, warga Dusun Puspan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi dua kali terjatuh dan terlempar akibat terkena tendangan sapi yang mengamuk saat akan disembelih, kemarin (1/9).

Beruntung, kakek berusia 60 tahun itu tidak sampai mengalami luka serius. Hanya saja, pantatnya mengalami linu setelah terlempar sejauh lima meter akibat terkena tendangan kaki sapi yang mengamuk.

Peristiwa tragis itu terjadi saat Dillah bersama dua rekannya hendak menyembelih lima ekor sapi milik panitia penyembelihan kurban di Masjid Al-Bahri Dusun Sukorejo, Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh, kemarin (1/9).

Awalnya, dua ekor sapi berhasil ditaklukkan dengan mudah. Namun saat menyembelih sapi ketiga dan ke empat para jagal yang sudah mulai kelelahan itu dibuat repot oleh ulah sapi bali yang cukup berbobot itu.

Loading...

Sapi mengamuk setelah bagian kepalanya diikat menggunakan tali. Nahas, saat hendak mengikatkan tali pada bagian kaki belakang, sapi mendadak mengamuk dan menghantamkan bokongnya ke arah Dillah yang berada tepat di belakang sapi.

Tak ayal, Dillah sang jagal terlempar hingga sejauh lima meter. Beruntung, saat itu panitia dan warga segera menolong kakek yang rambutnya mulai berubah itu. Meski sudah terjatuh, semangat Dillah tak surut. Dia kembali mencoba mengailkan tali ke arah sapi dan berhasil dijatuhkan hingga di disembelih.

Peristiwa yang sama kembali terulang, saat penyembelihan sapi kurban keempat. Sapi yang hendak dijatuhkan dan diikat bagian kaki belakangnya ternyata berontak hingga mengangkat kaki bagian belakang.

Beruntung sepakan dan terjangan kaki sang sapi berhasil dihindari, walau Dillah sudah terjatuh. “Untuk tali ikatannya tidak sampai terlepas. Coba kalau sampai terlepas mungkin mengamuk dan sapinya berlarian ke jalan raya,” cetus Rubani, salah seorang warga.

Insiden sapi mengamuk saat hendak disembelih bukan kali pertama terjadi. Tahun lalu juga sama, sapi selalu berontak dan mengamuk saat hendak disembelih. “Bisa jadi mungkin karena cuacanya terik, jadi sapi tidak betah,” jelasnya.

Dillah sang jagal yang sempat dua kali terjatuh tidak sampai dilarikan ke rumah sakit. Dia hanya mengalamai luka dalam di bagian pinggang dan linu dibagian bokong akibat terjatuh duduk. “Tidak apa-apa, sudah biasa dan ini resiko sebuah pekerjaan,” tandas Dillah. (radar)

loading...