Adaptasi Kuliner Lokal, Terkesan dengan Magis

0
494
buta informasi terkait Persewangi, tapi dia tetap mantap untuk membela kesebelasan Bumi Blambangan ini. Hampir empat bulan di Banyuwangi, Jun menemukan banyak hal baru. Salah satunya, mengenai iklim sepak bola yang cukup luar biasa. Animo penonton untuk datang dan mendukung Persewangi sangatlah besar. Bahkan, dalam laga away, suporter Persewangi dia nilai juga sangat fanatik.

Loading...

Itulah yang membuatnya betah di Banyuwangi. Selain karena animo penonton,
Jun kerasan di Banyuwangi juga karena terkesan keramahan masyarakat. Tidak
jarang kehadirannya di pusat keramaian menjadikannya pusat perhatian. Dengan senang hati, pemain penggila spaghetti itu menyempatkan diri berfoto bersama fans.

Jun juga terkesima dengan keanekaragaman dan kekayaan Banyuwangi, termasuk makanan. Sampai saat ini Jun masih dalam tahap adaptasi. Pengalamannya masih kurang jika dibanding dua pemain asing lainnya, Moukelele Ebanga dan Victor da Silva, yang sudah lama bermain di Liga Indonesia.

Selain itu, Jun belum lancar berbahasa Indonesia. Dia juga masih terkendala makanan Indonesia yang terbilang rumit. Dua tahun berada di Indonesia, lidahnya belum terbiasa dengan kuliner Nusantara, termasuk kuliner khas Banyuwangi. Inilah yang menjadi problem Jun. Meski demikian, Jun terus menjajal beberapa menu lokal, di antaranya nasi rawon.

Ternyata, menurutnya nasi rawon sangat enak. Itulah salah satu menu kegemarannya. Setelah itu, dia mencoba rujak soto. Meski belum pernah merasakan makanan tersebut, ternyata Jun juga menyukai makanan berkuah kuning itu. Selama ini, Jun masih kerap memasak makanan khas Korea sendiri.

Alasannya, dia rindu masakan kampung halaman. Selain terkait kuliner, Jun juga ingin pelesir ke beberapa objek wisata di Banyuwangi. Sejauh ini, dia baru pelesir ke Watudodol dan Perkebunan Kalibendo. Bila ada kesempatan, dia ingin ke Kawah Ijen. Ternyata Jun juga terkesan dengan nuansa magis di Banyuwangi yang kental. Bahkan, dia geleng kepala karena pernah merasakan keampuhan magis khas Bumi Blambangan.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | Next → | Last