Air Sering Habis, Jamaah Bingung

0
372
GRATIS: Bus Saptco siap mengantar jamaah dari maktab ke Masjidilharam tanpa dipungut biaya.
GRATIS: Bus Saptco siap mengantar jamaah dari maktab ke Masjidilharam tanpa dipungut biaya.

KELUHAN kembali dirasakan jamaah haji Banyuwangi kloter 74. Jamaah yang menempati maktab di kawasan Jakfariah, Jumaizah, Makkah, Nomor 421, itu sering kesulitan mendapat air. Ironisnya, kesulitan air terjadi sebelum wukuf hingga hari ini.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sebenarnya setiap hari pihak maktab mendatangkan tangki air untuk mengisi bak-bak air. Namun, suplai air itu tidak sebanding dengan jumlah jamaah yang menempati maktab. Akhirnya, jamaah pun harus berebut mendapat air agar bisa digunakan untuk mandi dan mencuci.

Kejadian lucu pernah terjadi, yaitu saat seorang jamaah mandi dan tiba-tiba keran air tidak berfungsi, sedangkan air di bak sudah habis,” kata Jaenuri yang juga pemilik Sarana Informasi Computer (SIC) Banyuwangi itu Jamaah haji pun sangat mengeluh dengan kekurangan air itu. Mereka bingung harus mengadu kepada siapa. Sebab, air sangat dibutuhkan.

Kadang subuh mati, pagi hidup, tapi sore hati mati lagi. Itu pun suplai airnya sangat sedikit,” ujar nya. Jaenuri berharap keluhan itu segera diatasi. Dia yakin keluhan serupa terjadi di maktab lain. Namun, karena bingung harus mengadu kepada siapa, akhirnya jamaah hanya bisa menggerutu. “Mudah-mudahan cepat teratasi, sehingga saat hendak mandi, kita tidak ha rus beli air galon,” cetusnya.

Loading...

Sementara itu, jamaah haji asal Banyuwangi sebagian besar sudah selesai melaksanakan rukun dan syarat haji. Kecuali kaum perempuan yang kebetulan sedang berhalangan, sehingga mereka belum bisa menuntaskan kegiatan haji. Tetapi, bagi perempuan yang berhalangan, mereka bisa melanjutkan setelah suci dari hadas. Apalagi, jadwal jamaah tinggal di Makkah masih cukup lama.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2