Akademisi-Tokoh FKUB Sesalkan Anas Mundur dari Pilgub Jatim

0
1095
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Beredarnya surat terbuka tentang pengembalian mandat Abdullah Azwar Anas sebagai bakal calon wakil gubernur (bacawagub) Jatim kepada PDIP menuai reaksi lintas elemen di Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kalangan akademisi hingga tokoh agama menyesalkan langkah politik Bupati Banyuwangi dua periode tersebut. Mantan Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi Sugihartoyo mengatakan, tahun 2018 ini merupakan tahun politik. Segala sesuatu pun serba mungkin terjadi dan ujung-ujungnya kembali ke ranah politik tersebut. Karena itu, kata Sugihartoyo, terkait isu Anas yang beredar, pihaknya berharap masyarakat tidak terprovokasi.

“Jika segala sesuatu dikembalikan ke kepentingan politik subjektif, ini akan menjadi pembelajaran politik yang kurang baik. Apalagi itu mendasarkan isu-isu yang belum terkonfirmasi kebenarannya,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (6/1).

Sugihartoyo menambahkan, tahun politik harus diisi dengan pendidikan politik yang jernih. Dengan demikian, masyarakat berpartisipasi dengan perasaan bahagia. “Mereka datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) bukan dibarengi kepentingan-kepentingan negatif. Namun untuk memilih calon pemimpin yang sesuai dengan hati nuraninya,” kata Ketua Perkumpulan Gema Pendidikan Nasional (Perpenas) 17 Agustus 1945 Banyuwangi tersebut.

Loading...

Karena itu, Sugihartoyo mengaku menyayangkan pengunduran diri Anas pada konstelasi politik Pilgub Iatim. Menurut dia, mestinya Anas tidak mundur, tetapi cukup memberikan klarifikasi soal isu-isu yang dialamatkan kepadanya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last