Aktivis Demo Masalah Tambang

0
139

BANYUWANGI – Puluhan warga yang mengatasnamakan diri Gabungan Elemen Masyarakat Banyuwangi Peduli Lingkungan Hidup menggelar unjuk rasa di depan kantor pemkab kemarin (30/4). Mereka menuntut keterbukaan terkait eksploitasi emas di Gunung Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran. Para pendemo menilai, proses yang dilakukan Pemkab Banyuwangi terkait penambangan logam mulia di Gunung Tumpang Pitu tersebut cukup rawan. Karena itu, mereka menuntut transparansi terkait golden share tersebut.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Dikatakan, lantaran tidak ada keterbukaan, masyarakat tidak tahu proses dan mekanisme penentuan golden share tersebut. “Jika  prosesnya jelas, kami memohon bupati membuka hal itu kepada masyarakat,” Ujar koordinator aksi tersebut, Budi Kartioko. Sayang, para aktivis tersebut enggan berdialog dengan pihak pemkab. Secara terpisah, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Banyuwangi, Dr. Abdul Kadir, menjelaskan bahwa pemkab belum menerima golden share tambang emas.

Sejauh ini, pemkab sudah menyurati Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), agar mendapat regulasi yang jelas terkait golden share tambang tersebut. ‘’Pemkab Banyuwangi berjuang mendapatkan golden share yang sesuai regulasi,’’ ujarnya. (radar)

Loading...