Berita Terkini Seputar Banyuwangi
Hukum  

Amankan Satu Truk Muatan Jati

amankanDitinggal Kabur Sopir dan Kernet

PURWOHARJO – Petugas Perhutani Banyuwangi Selatan terus gencar melakukan operasi kayu jati ilegal. Setelah sebelumnya menemukan 92 batang kayu jati di rumah Mubarok, mantan Kepala Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Mubarok, kemarin Perhutani kembali mengamankan satu truk kayu jati ilegal. Tumpukan kayu jati ilegal sebanyak 63 batang tersebut diamankan petugas dari sebuah truk warna kuning bernopol DK 9578 PF.

Truk tersebut dihentikan saat melintas di jalan hutan masuk Dusun Curahjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, pukul 15.00. Sayang saat truk berhasil dihentikan, sopir berikut kernetnya langsung melompat dari kendaraan dan kabur ke tengah hutan. Sehingga Polhutmob Banyuwangi Selatan hanya bisa mengamankan tumpukan kayu jati ilegal tersebut beserta truk warna kuning di Mako Perhutani Benculuk, Kecamatan Cluring.

“Kayu jati tersebut diduga berasal hutan perhutani petak 88 C, KRPH Curahjati, BKPH Curahjati, KPH Banyuwangi Selatan,” kata Waka (Ajun) Perhutani Banyuwangi Selatan, Ketut Gede Sukantawiyasa kepada Jawa Pos Radar Bayuwangi, kemarin sore. Sementara itu, terkait kasus dugaan illega logging di rumah Mubarok, Kapolsek Pesanggaran AKP Supriyadi mengatakan, bahwa kasus tersebut ditangani oleh Polres Banyuwangi.

“Oleh Perhutani kasus tersebut diserahkan ke polres,” kata Supriyadi Waka Administratur Perhutani Banyuwangi Selatan, Ketut Sukantawiyasa, juga membenarkan jika kasus yang diduga melibatkan Mubarok itu ditangani oleh Polres Banyuwangi. “Staf saya lapor ke Polsek Pesanggaran, tapi sama pihak polsek disarankan agar lapor ke polres, sehingga akan kita laporkan ke polres,” tuturnya.

Lebih jauh Ketut mengatakan, kemarin siang pihaknya bersama petugas dari Polres Banyuwangi serta Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertanian Banyuwangi, melakukan kroscek terhadap keberadaan jenis kayu jati yang diamankan dari rumah Barok. Sebab, berdasarkan pengakuan Barok, kayu tersebut membeli kepada warga. “Jadi tadi sudah ngecek kayu jatinya di TPK Gaul. Hari ini akan kita cek tunggaknya, apa benar kayu tersebut dibeli dari warga,” janji Ketut. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE