Anggota Q-Net Lapor Polisi

0
4581

anggotaBANYUWANGI – Sejumlah warga mendatangi Polres Banyu wangi siang kemarin (17/6). Mereka merasa tertipu dan melaporkan pengelola bisnis multi level marketing (MLM) Q-Net kepada polisi. Para pelapor tersebut dimotori Rudi Suprapto, 50, warga Dusun Blok agung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. Dalam pengaduannya kepada polisi, Rudi yang sudah setahun bergabung dengan bisnis MLM Q-Net itu merasa tidak pernah menerima hasil apa pun.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Padahal, pihak Q-Net menjanjikan gaji Rp 2,5 juta perpekan. “Saya hanya sekali dapat ko misi sebesar 726 ribu,” terang Rudi  Suprapto. Menurut Rudi, modus bisnis MLM yang dikelola Q-Net ter sebut, setiap calon anggota harus membeli produk. Harga produk yang dijual mulai Rp 7 juta, Rp 9,6 juta, hingga Rp 10,8 juta. “Harganya tergantung produk yang akan dibeli,” ujarnya. Dia menjelaskan, produk yang di jual Q-Net adalah kalung Himalaya, Chi Pendant, dan Bios Disc.

Dalam promosinya, semua pro duk itu dianggap memiliki kekuatan  “Bio Disc kalau disiram air, kata nya mampu menyembuhkan segala penyakit. Kalau pakai kalung Himalaya, katanya mampu mengangkat beban yang berat,” cetusnya. Nyatanya, sebut dia, semua itu tidak terbukti. Meski telah mencoba Bio Disc beberapa kali, tapi penyakit yang diderita anggota tidak sembuh. “Saya sudah mencoba beberapa kali, tapi alhamdulillah tidak terbukti,” katanya sambil tertawa.

Rudi mengaku, dirinya yang ikut bisnis MLM milik Q-Net itu telah membayar Rp 7 juta. Se lain itu, istri Rudi yang juga ikut usaha MLM itu juga membayar Rp 7 juta. Ayahnya menyerahkan uang sebesar Rp 9,6 juta. “Keluarga kami tiga orang  yang ikut. Semua belum mendapat hasil apa-apa,” ujarnya. Kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi, Rudi menyebut kedatangannya ke polres itu mewakili 200 temannya untuk melaporkan usaha MLM yang dikelola Q-Net.

Loading...

Sebagian besar ratusan anggota tersebut telah membayar Rp 9,6 juta. “Kalau ratarata mereka membayar Rp 7 juta saja dan dikalikan 200 orang, maka sudah miliaran rupiah,” sebutnya. Rudi mengaku, Q-Net menyarankan para anggota mencari anggota baru. Pihak Q-Net juga menjanjikan akan mencarikan anggota bagi yang tidak bisa menggaet anggota baru. “Dengan dijanjikan akan di bantu mencarikan anggota baru, maka anggota tersebut akan tetap mendapat bayaran Rp 2,5 juta per minggu,” terangnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2