Aparat-Warga Saling Dorong

0
476
TEGANG: Puluhan warga berusaha merobohkan bethek di areal pembangunan Ipal Dusun Tratas, Desa Keduangringin, Kecamatan Muncar, kemarin.
TEGANG: Puluhan warga berusaha merobohkan bethek di areal pembangunan Ipal Dusun Tratas, Desa Keduangringin, Kecamatan Muncar, kemarin.

Keributan Pembangunan IPAL di Tratas, Muncar


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

MUNCAR-Keributan warga dan aparat gabungan pecah di lokasi pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Dusun Tratas, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, kemarin. Warga bersikukuh menolak pembangunan IPAL yang menelan anggaran Rp 9,5 miliar tersebut.

Namun, pemerintah tetap berkeinginan melanjutkan pembangunan IPAL tersebut. Jauh hari sebelumnya, warga sudah menolak pembangunan IPAL  terpadu itu. Puncak penolakan terjadi ketika pemasangan tiang pancang. Menurut warga, imbas pemasangan tiang pasang itu, tembok belasan rumah warga retak-retak.

Gejolak pembangunan IPAL itu kemarin meletus lagi. Massa emosi setelah melihat aparat gabungan Satpol PP, polisi, dan TNI, memaksa membuka lokasi proyek yang disegel warga. Keributan pun terjadi. Warga berusaha mempertahankan pagar bambu yang terpasang di lokasi pembangunan IPAL, sedangkan Satpol PP berusaha memasang papan baru. Keributan tak bisa dihindari.

Loading...

Terjadilah saling dorong antara warga dan aparat gabungan. Petugas langsung membentuk barisan di luar lokasi proyek tersebut agar warga tidak bisa masuk. “Kami mau melanjutkan pembangunan ini. mohon warga tidak masuk ke dalam,” teriak Adian, salah satu petugas Satpol PP, melalui pengeras suara. Mendengar suara di megaphone, puluhan warga justru kompak keluar dari rumah.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2