Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia
Sosial  

Asap Mengepul Dekat Bandara

asapIlalang Terbakar, tak sampai Ganggu Jadwal Penerbangan

ROGOJAMPI – Warga Dusun Krajan, Desa Badean, Kecamatan Kabat, resah. Mereka mengeluhkan asap yang datang dari areal Bandara Blimbingsari kemarin. Kepulan asap tebal berwarna kehitaman tersebut diduga berasal dari parit dan ilalang di areal Bandara Blimbingsari yang terbakar. Samsudin, 39, warga Dusun Krajan, mengaku terganggu dengan kepulan asap yang mengganggu pernapasan warga itu. ”Saya kasihan anak kecil. Ini bukan yang pertama kali. Ini sudah berulang kali,” ujar Samsudin dengan nada geram.

Pantauan koran ini, hingga sore kemarin kepulan asap masih membumbung tinggi di langit. Medan menuju titik api sangat sulit dijangkau. Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kepala Satuan Kerja Bandara Blimbingsari Banyuwangi, Andi Hendra Suryaka, yang sedang berada di Jakarta mengatakan kepulan asap di sebelah utara pagar bandara itu disebabkan parit dan ilalang terbakar.

Pihaknya belum berani memastikan apakah ilalang tersebut terbakar sendiri oleh sengatan matahari ataukah ada masyarakat yang sengaja membakarnya. Yang jelas, dalam aturan penerbangan, asap tidak boleh ada di sekitar bandara karena dapat mengganggu penerbangan. Se lain itu, juga dikhawatirkan membakar seluruh fasilitas dan peralatan navigasi di areal ban dara.

“Tapi, sejauh ini asap itu tidak sampai mengganggu jadwal penerbangan,” jelas Andi via ponsel kemarin sore. Andi menuturkan, kebakaran kemarin terjadi dua kali. Kebakaran pertama terjadi pukul 08.00. Namun, api bisa segera dipadamkan petugas pemadam kebakaran bandara. Kemudian, ke bakaran kedua terjadi pada sore dan langsung dipadamkan pihak bandara. “Yang jelas, antisipasi agar asap tidak mengganggu jadwal penerbangan sudah kita lakukan,” tandas Andi. (radar)